Yamaha Aerox

Bupati Bandung: Trem Bisa Koneksikan Bandung Raya

  Senin, 17 September 2018   Dadi Haryadi
Bupati Bandung Dadang M. Naser bertindak selaku Inspektur dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 35 dan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (17/9/2018). (Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM--Bupati Bandung Dadang, M. Naser, menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan reaktivasi jalur kereta api ke Ciwidey. Hal itu merupakan solusi kemacetan di sepanjang jalan Ciwidey, terutama saat memasuki musim liburan.

AYO BACA : PT KAI Bidik Reaktivasi 4 Jalur di Jabar

“Saya sangat mendukung aktivasi jalur lama maupun pembuatan jalur baru. Kita sedang mencari ikon kendaraan (menuju Ciwidey) yang baik itu seperti apa. Kendaraan keluar dari jalan tol disimpan di mana, tidak semua kendaraan itu naik ke atas. Sehingga ada manajemen transportasi untuk mengurai kemacetan,” ungkap Bupati usai bertindak selaku Inspektur dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 dan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (17/9/2018).

AYO BACA : Bahayanya Perlintasan Kereta Api Tak Resmi di Parakansaat

Dia ingin selanjutnya akan ada kendaraan masal khusus dari Kota Bandung ke Soreang, untuk melayani publik. “Kalau dalam bayangan, saya ingin ada trem, dikoneksikan antara Kota Bandung dengan Soreang, antara Kota Bandung dengan Kota Cimahi, sehingga nantinya saling membuka jalur dan dapat mengurai kemacetan yang ada saat ini,” ucap Dadang Naser. 

Terkait kemacetan di beberapa titik, Dadang berharap ke depan terbentuk site plan untuk membuka konektivitas antarwilayah. “Wilayah Bojongsoang sudah crowded (macet), statusnya sebagai jalan provinsi sudah tumbuh pesat. Saya harap Dinas Perhubungan (Dishub) bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam membuat site plan. Jalan Kabupaten harus kita kelola dengan baik, kita buat koneksi satu komplek dengan komplek lain, satu desa dengan desa lain maupun konektivitas desa dengan kecamatan,” imbuhnya.

Hingga kini Pemkab Bandung telah berupaya untuk mengurai titik-titik kemacetan tersebut. Dadang menyebut, pihaknya sudah merealisasikan jalan-jalan tembus, seperti jalan tembus Gambung-Pangalengan, Jalan Lingkar Majalaya. “Saat ini juga tengah dikaji Jalan Barujati-Ciheulang, sebagai upaya mengantisipasi kemacetan di sekitar Alun-alun Ciparay,” ucap Dadang.

AYO BACA : Terjebak di Perlintasan Rel Parakan Saat, Sebuah Mobil Tertabrak Kereta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar