Yamaha Aerox

Duh, Google Bakal Menutup Aplikasi Olah Pesan Ini?

  Senin, 17 September 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
logo google

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM--Google sempat merilis aplikasi olah pesan Inbox by Gmail empat tahun silam. Namun karena jumlah penggunanya semakin menurun, Google berencana menutup aplikasi ini pada Maret 2019.

Hal ini menjadi kabar buruk bagi pengguna setia Inbox by Gmail. Google kini memilih fokus mengembangkan Gmail sebagai aplikasi olah pesan utamanya.

Dikutip dari The Verge, sebenarnya sudah lama aplikasi ini tidak mendapatkan perhatian dari Google. Terbukti dengan jarangnya Google memperbarui Inbox.

AYO BACA : Google One, Ruang Penyimpanan Terbaru Besutan Google

Meski kurang populer, ada beberapa fitur yang menjadi andalan di aplikasi ini. Sebut saja fitur snoozing dan bundling.

Snoozing sendiri berfungsi sebagai pengingat pengiriman pesan untuk sementara waktu. Fitur ini juga bisa digunakan untuk menghapus email.

Sedangkan bundling dapat digunakan untuk merapikan email berdasarkan tema atau kategori.

AYO BACA : Aplikasi Besutan Google Ini Bikin Kita Tambah Bugar

Fitur snoozing sekarang sudah mulai hadir di Gmail. Selain itu, Gmail juga memiliki fitur labels yang cara kerjanya mirip dengan fitur bundling di Inbox.

Seluruh layanan Inbox nantinya akan dikonversikan ke Gmail. Hanya saja Google belum memberi pengumuman secara resmi kapan tepatnya fitur Inbox ini dapat dipakai di Gmail.

Google memang semakin memberikan upgrade ke Gmail, untuk memberikan pengalaman lebih kepada para penggunanya. Update Gmail sendiri telah dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari fitur sampai kinerjanya.

Pada April 2018, Gmail juga melakukan pembaruan kepada desain antar-mukanya, yang tujuannya untuk semakin memberikan kemudahan untuk mengorganisir pesan.

AYO BACA : Google Luncurkan Fitur Khusus untuk Mencari Data Penelitian

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar