Yamaha NMax

Telanjang Lima Hari, Budaya Pernikahan Unik di India

  Jumat, 14 September 2018   Rizma Riyandi
wedding documentary

LENGKONG,AYOBANDUNG.COM -- Budaya pernikahan di setiap negara tentu berbeda-beda. Tak heran, budaya tersebut biasanya melahirkan sejumlah tradisi yang dianggap aneh oleh budaya lain.

Bagi orang Indonesia, budaya pernikahan di India ini barangkali termasuk salah satunya.

Orang-orang Himachal Pradesh, salah satu negara bagian di India, memiliki kebiasaan tak lazim ketika menikah. Sebagaimana yang disadur dari Boldsky, Jumat, (14/9), tradisi ini telah dijalakan secara turun-temurun.

Di sana, setelah menikah, pengantin wanita diwajibkan telanjang selama lima hari berturut-turut. Mereka juga harus menjauhkan diri dari hubungan suami-istri--bahkan kontak fisik apapun dengan pasangannya.

Selain itu, ada juga sejumlah ritual pernikahan lain di India yang tidak kalah aneh.

Mertua membasuh kaki
Di Gujarat, calon mertua pria sang mempelai pria diminta untuk membasuh kaki calon menantunya dengan susu dan madu. Kemudian, air cucian tadi harus diminum oleh dirinya atas nama Madhuparka.

Menyeimbangkan kendi
Berbeda lagi dengan tradisi di Bihar, dimana pengantin wanita diminta untuk menyeimbangkan kendi demi kendi di atas kepalanya oleh ibu mertua. Salah satu arti dari ritual ini adalah simbol meminta doa dan berkah dari orang tua dengan menundukan kepala untuk diberi kendi.

Di samping itu, ritual ini juga bertujuan untuk melihat apakah pengantin wanita tersebut mampu meyeimbangkan kehidupan keluarganya kelak.

Berubah pikiran
Di komunitas Tamil tertentu, ada ritual lucu dimana calon pengantin laki-laki berpura-pura untuk merubah pikirannya di menit-menit terakhir.

Ia kemudian akan diberi wejangan oleh saudara laki-laki atau ayah calon pengantin wanita untuk menjadi "Sansarik", bukan lagi "Sanyasi".

Absennya sang ibu
Tradisi pernikahan Bengali juga cukup unik. Ibu dari calon pengantin laki-laki tidak diperkenankan hadir di hari pernikahan anaknya. Hal tersebut dilakukan demi kebahagiaan sang anak lelaki.

Dipingit satu tahun
Sebagian kecil komunitas Adivasi masih melangsungkan tradisi dimana pengantin laki-laki harus menyembunyikan istrinya di tempat yang tidak diketahui orang selama satu tahun penuh. Selama masa ini, sang perempuan tidak diperkenankan keluar dan berinteraksi dengan orang luar.

Di akhir tahun, para sesepuh budaya kemudian meresmikan pernikahan mereka dilanjut dengan pesta besar-besaran.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar