Yamaha Aerox

Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan untuk Generasi Muda

  Jumat, 14 September 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai memberikan kuliah umum dengan tema Kebijakan Perdagangan dalam Menghadapi Pasar Global di Era Revolusi Industri 4.0 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (14/9/2018). (Eneng Reni)

SETIABUDI, AYOBANDUNG.COM -- Revolusi industri 4.0 sudah di depan mata. Siap tidak siap, Indonesia harus siap menghadapinya. Berbagai aspek kehidupan mulai berubah akibat dampak dari revolusi industri 4.0. Mulai dari perubahan pola pikir dan gaya hidup manusia.

Dalam era ini keterampilan daya saing juga perlu ditingkatkan. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, tantangan ini akan dihadapi oleh semua kalangan, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, generasi muda harus bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut.

"Makanya, tantangannya mereka harus siap. Mereka harus adaptif dengan perubahan dan teknologinya juga. Dan, biasanya anak muda lebih pandai akan hal itu," ungkap Enggar usai memberikan kuliah umum dengan tema Kebijakan Perdagangan dalam Menghadapi Pasar Global di Era Revolusi Industri 4.0 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (14/9/2018).

Perguruan Tinggi yang notabene merupakan lembaga formal, diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja kompeten yang siap menghadapi industri kerja yang kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Menurut Enggar, keahlian kerja, kemampuan beradaptasi dan pola pikir yang dinamis menjadi tantangan bagi sumber daya manusia, di mana selayaknya dapat diperoleh saat mengenyam pendidikan formal di Perguruan Tinggi.

"UPI sebagai universitas yang mencetak para guru, salah satunya juga di bidang enomoni dan bisnis, bisa mengnatisipasi tantangan ini. Momen ini juga bisa dibilang sharing ilmu dari sudut berbagai kebijakan yang ada, karena di luar dari teori dan ilmu itu ada di sekitar kita," tuturnya.

Persiapan untuk mampu beradaptasi dengan Revolusi Industri 4.0 ini, kata Enggar, salah satunya dengan cara meningkatkan daya saing terhadap kompetitor, memiliki daya tarik, dan adaptif dalam bernagai perkembangan dunia.

"Diharapkan para mahasiswa ini juga sudah bisa lebih siap lagi menghadapi perubahan Revolusi Industri 4.0. Contoh, tadi berbagai pertanyaan yang dikontarkan juga bagus. Di luar dari pada itu, intinya anak-anak berani bertanya dan menyikapi situasi saat ini," ujar Enggar.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar