Yamaha NMax

Kebakaran Pasar Gedebage, Salah Siapa?

  Selasa, 04 September 2018   
Petugas masih berupaya memadamkan aipi yang menghangsukan ratusan kios di Pasar Gedebage, Senin (3/9/2018). (Mildan/ayobandung)

Belum genap dua bulan, kebakaran kembali terjadi di Pasar Gedebage pada Senin 4 Agustus sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelumnya, pada Minggu 15 Juli 2018 sebanyak 170 kios di pasar tersebut diamuk si jago merah.

Diduga, api berasal dari tumpukan sampah yang berdekatan dengan kios di pasar tersebut. Sebanyak 120 kios dikabarkan ikut hangus terbakar.

Pertanyaannya, lantas siapa yang bertanggung jawab atas kebakaran ini? Seyogyanya, kita perlu melihat fasilitas pemadam kebakaran di pasar tersebut sangat minim bahkan hampir tidak ada.

Fasilitas pemadam kebakaran memang terdengar tampak aneh apabila dipasang di sebuah pasar. Namun, manfaat dari fasilitas ini akan terpakai apabila ada musibah kebakaran.

Peristiwa kebakaran di Pasar Gedebage sebenarnya tidak terjadi saat kemarin atau pada Juli lalu saja, tapi beberapa tahun ke belakang pernah terjadi.

Lagi-lagi, fasilitas pemadam kebakaran yang minim menjadi salah satu faktor. 

Di sini, baik pemerintah ataupun pengelola pasar bersama pedagang perlu mencermati bagaimana pentingnya fasilitas pemadam kebakaran. Hal ini untuk antisipasi kejadian serupa di waktu mendatang.

Di samping itu, pemerintah perlu menginventarisir bagaimana keberadaan pasar tradisional di Kota Bandung seluruhnya diberi fasilitas pemadam kebakaran.

Penulis: Pipit, warga di Kota Bandung

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar