Yamaha Aerox

Hallyu Bikin Heboh Remaja Indonesia

  Jumat, 31 Agustus 2018      Netizen
Ilustrasi Hallyu.

Buat kalian yang enggak ngikutin perkembangan Super Junior dan koleganya atau bukan anak yang in banget sama hal-hal baru di dunia ini pasti bakal asing banget sama Hallyu. Iya, kan?

Hallyu berasal dari kata Hán liú (韓流, Bahasa Korea :한류;Hallyu). Kalau diterjemahkan jadi Korean cultural wave atau gelombang budaya Korea yang menyebar.

Di awal masuknya Korean wave ke Indonesia, enggak sedikit yang kurang bisa nerima atau sekadar nikmatin karya-karyanya. Banyak yang ngatain kalo jadi K-popers tuh alay banget, sukanya sama banci atau plastik, dan masih banyak lagi. Padahal, sama halnya kayak J-Pop, Korean Wave juga punya penikmat yang segmented alias cuma dinikmati sama orang-orang tertentu saja, dan kebanyakan penikmat budaya pop Korea itu cewek-cewek, meskipun enggak sedikit juga cowok-cowok yang jadi K-popers.

Keberadaan cowok di ruang lingkup K-popers tuh kayak dua sisi mata uang. Di satu sisi, mereka beruntung bisa jadi seleb dadakan di kalangan K-popers cewek, apalagi kalo ditambah wajah sama gaya mereka yang mirip oppa-oppa Korea banget. Tapi di sisi lain, mereka pun harus siap mental dikatain banci atau alay gara-gara jadi K-popers. Soalnya dianggap menyimpang dari standar "cowok banget" yang ada di masyarakat secara umum.

Tapi seiring berjalannya waktu, pandangan buruk K-popers yang alay dan sebagainya itu sudah mulai hilang. Enggak sedikit loh orang yang dulunya ngatain malah jadi penasaran sama serba-serbi Korea, kemudian naik pangkat jadi K-popers. Kalau kata kebanyakan orang sih kena karmanya.  

Karya-karya yang dihasilkan negara Korea ini memang punya kualitas yang enggak bisa dipandang sebelah mata. Terbukti mulai dari drama sampai produk kecantikan yang dihasilkan laku keras di kalangan anak-anak muda, khususnya di Indonesia. Lah kok bisa? Penasaran kan gimana Korea Selatan bisa berhasil memasarkan kebudayaan mereka? Check this out!

K-Drama
Yang ngikutin Drama Korea dari zaman old pasti sudah enggak asing lagi sama drama "Autumn In My Heart" dan "Full House" yang waktu itu hits banget di Indonesia.

Nah, kedua drama itu cukup berpengaruh dalam penyebaran gelombang Hallyu ke negara-negara di Asia awal tahun 2000-an. Enggak bisa dimungkiri juga kalau drama Korea memang punya kualitas yang sangat bagus.

 

Pertama, konsep cerita yang variatif mulai dari drama kedokteran, thriller/action, masak-memasak, science-fict, sampai tema kerajaan/kolosal dengan tetap menambahkan drama percintaan yang menggemaskan. 

Kedua, selain cerita yang enggak monoton, Korsel pinter banget mengemas sebuah drama menjadi tontonan yang enak dilihat dan keren banget. Salah satu contohnya drama fenomenal DOTS. Menurut idntimes.com, pengambilan latar yang indah dan eksotis membuat drama ini menghabiskan dana sampai 20 juta USD.

Ketiga, soundtrack atau latar musik memang punya kekuatan magis yang mendukung suasana dari adegan-adegan di drama Korea. Buktinya banyak sekali musisi yang sukses dan disebut artis soundtrack karena keberhasilan mereka membawakan sebuah lagu untuk suatu drama. Salah satu contohnya Lyn yang terkenal banget dengan lagu andalannya yaitu "You Are My Destiny" yang menjadi soundtrack dari drama "My Love From the Star."

Terakhir nih, faktor ini emang yang sangat dan paling berpengaruh dalam kesuksesan suatu drama, yaitu aktor/aktris bertalenta didukung wajah yang menarik, postur tubuh yang ideal, ditambah penjiwaan peran yang oke banget, bisa bikin orang-orang pada pengen bilang “Assalamualaikum jodoh” banget gak sih? Iya kan?

K-pop 
Musik menjadi salah satu produk Korea Selatan yang berhasil menyebarkan Korean Wave. Seperti yang dikatakan pelantun Gangnam style, Psy, “Bahasa yang paling terkenal dan populer di dunia adalah musik”.

Yups, bener banget nih kalo musik emang punya daya tarik yang luar biasa dalam menyebarkan suatu kebudayaan. Korean pop atau K-pop jadi salah satu karya yang punya peminat cukup banyak di segmentasinya, yaitu kebanyakan anak-anak muda perempuan. Kenapa?

Hal ini karena pengemasan yang menarik seperti idola dengan tampilan good looking, jago menari, ditambah visual yang dibuat sangat bagus, maka jadilah musik yang banyak disukai anak-anak muda, khususnya di Indonesia.

Enggak bisa dimungkiri juga kalau kualitas musiknya pun dari waktu ke waktu semakin dapat diterima masyakarat luas, hingga bisa masuk ke pasar permusikan Amerika dan Eropa. Salah satunya BTS (Bangtan Boys). Mereka berhasil meraih penghargaan internasional yaitu menjadi pemenang dalam kategori Top Social Artist di Billboard Music Award 2018. 

Variety Show 
Bosen nonton drama Korea? Pengen lihat artis Korea jadi sosok yang beda dari biasanya? Kalau gitu kalian wajib banget nih geser sebentar buat nonton variety show. Korsel punya banyak banget program variety show dengan konsep yang beda-beda. Kalau kalian pengen nonton acara ragam yang isinya misi dan petualangan kalian bisa banget nonton "Running Man" dan "Law of Jungle".

Acara-acara ini pastinya enggak cuma menghibur aja, tapi ada juga sisi informatifnya.

Selain kedua program fenomenal yang udah disebutin, masih banyak lagi program-program variety show yang terkenal dan bikin K-wave jadi tambah menular di masyarakat.

Enggak cuma itu, lagi-lagi Korsel punya keunggulan dalam mengemas suatu program. Variety show tidak hanya menampilkan sisi yang berbeda dari kehidupan para idol atau artis, tapi lebih dari itu, mereka menjadikan  program ini memiliki tampilan yang menarik.

Kita bisa lihat dari editing, musik, dan sound effect yang mendukung setiap adegan, pengambilan gambar di berbagai tempat (sampai keliling dunia), ditambah penyajian tema yang berbeda di setiap episodenya membuat program variety show ini punya efek kecanduan yang enggak kalah sama drama Korea. 

Makanan 
Sudah enggak asing lagi kalau di setiap drama Korea pasti ada adegan makan, bener kan?

Enggak cuma sekadar menampilkan para tokoh lagi makan, terus udah gitu aja, lebih dari itu mereka memperlihatkan bagaimana suatu makanan disajikan dengan visual yang menarik dan menggugah selera.

Sekarang banyak banget makanan Korea yang udah terkenal di seluruh dunia, salah satunya kimchi yang merupakan asinan dari sayur-sayuran yang di fermentasi. Enak loh guys kalau nyoba kimchi plus ramyeon pedas, you must try it!

Semakin menyebarnya virus K-wave dan semakin terkenal pula makanan khas negeri ginseng ini bisa memberikan peluang usaha juga, loh, terbukti sekarang banyak banget kedai atau café yang menyajikan makanan khas negeri ginseng, mulai dari camilan sampai makanan berat kalian bisa mencobanya dengan mudah tanpa harus terbang dulu ke Korea.

Produk kecantikan
Terjadinya Korean wave di berbagai belahan dunia membuat Korsel punya peluang lebih besar dalam menyebarkan kebudayaan mereka. Enggak hanya dari segi tontonan dan hiburan, mereka juga ikut menyebarkan gaya hidup yang sekarang ini menjadi panutan bagi sebagian orang. Termasuk dalam cara berpakaian dan merawat kecantikan, so gak heran ya dari mulai online shop sampai mal menjual berbagai macam produk kecantikan dan pakaian dari Korsel.

Sudah enggak diragukan lagi kalau Korea Selatan memang pintar dalam hal packaging suatu produk.

Dalam hal ini kualitas menjadi faktor utama keberhasilan sebuah produk jadi laku keras di kalangan masyarakat. Misalnya, sebagian besar brand kecantikan asal Korea mengandung bahan-bahan alami yang tentunya aman dan bermanfaat untuk kulit. Selain itu, pengemasan yang travel friendly alias mudah dibawa kemana aja dan dibarengi harga yang cukup bersahabat juga menjadi faktor pendukung loh dari keberhasilan suatu produk kecantikan.

Nah, pada intinya Hallyu menjadi salah satu kebudayaan pop yang banyak dinikmati oleh sebagian masyarakat di dunia.

Faktor utama yang bikin kebudayaan ini banyak disukai oleh banyak orang yaitu Korsel pintar dalam mengemas suatu kebudayaan menjadi hal yang menarik dari berbagai sisi, baik dari sisi visual maupun kualitas. Selain itu, produksi kebudayaan juga didukung penuh oleh pemerintahan yang tentunya penyebaran kebudayaan menjadi lebih teratur dan dapat memaksimalkan potensi yang ada di negaranya. 

Almalia Hazna & Prabowo Wisnu Dwiyono Asmoro – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar