Yamaha Mio S

Prestasi Apik Agung Mulyadi di Kampus dan Lapangan Hijau

  Kamis, 09 Agustus 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Agung Mulyadi. (Anggun Nindita/ayobandung)

SULANJANA, AYOBANDUNG.COM--Pendidikan adalah hal penting untuk mengarungi masa depan. Tak terkecuali bagi atlet. Salah seorang pemain muda Persib, Agung Mulyadi, pun menyadari hal itu dengan tetap fokus berkuliah di sela-sela kesibukannya bersama Maung Bandung.

Agung Mulyadi kini tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI. Pemain bernomor punggung 14 itu masih aktif berkuliah hingga semester enam sekarang.

Kecintaannya terhadap sepak bola tumbuh sejak kecil sehingga membuatnya yakin memilih jurusan pendidikan olahraga sebagai program studinya.

Sadar bahwa karier pemain sepak bola tidak panjang, akhirnya Agung berencana menjadi pelatih usai ia pensiun sebagai pesepak bola. Maka dari itu, ia memilih melanjutkan kuliah untuk mengerjar cita-citanya tersebut.

"Iya, Agung berkuliah di jurusan pendidikan olahraga. Biar fokus juga ke sepak bola. Soalnya nanti cita-cita saya ingin menjadi seorang pelatih," kata Agung saat ditemui belum lama ini.

Satu hal yang membanggakan, ternyata mantan pemain Diklat Persib ini berhasil masuk ke FPOK UPI lewat jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Bukan dari jalur prestasi, seperti yang sering dilakukan atlet-atlet lain. Sebelumnya, Agung bersekolah di SMA Negeri 22 Bandung dan lulus pada tahun 2015.

Bagi Agung, tidaklah mudah menyeimbangkan pendidikan dan kariernya sebagai pesepak bola. Ada beberapa hal yang harus ia korbankan, seperti terpaksa bolos dan tertinggal dalam beberapa mata kuliah. Meski begitu, ia tetap berusaha tidak meninggalkan kewajibannya di akademik.

"Kuliah masih jalan, seperti ada waktu senggang seperti ini. Paginya latihan. Sorenya ada waktu kosong saya sempatkan ke kampus. Tapi seringnya sih minta tugas ke dosen. Jadi mengerjakannya di rumah," ungkapnya.

AYO BACA : Kesan Agung Mulyadi Kembali Dapatkan Kesempatan Bermain

Saat tandang, ia tetap mengerjakan tugas yang diberikan dosen melalui surat elektronik. Agung pun aktif berkomunikasi dengan dosennya saat ia berada di luar kota.

"Kata dosennya jangan sampai putus komunikasi. Selalu mengabari, nanti kalau ada tugas biasanya via email," ucapnya.

Tidak main-main, selama di bangku kuliah, Agung berhasil ikut membawa harum nama FPOK UPI ketika ia menjadi juara pertama di Kejurnas antarmahasiswa se-Indonesia. Selain itu, ia juga sempat meraih juara tiga Kejurnas Pendidikan Olahraga yang diselenggarakan di Universitas Indonesia.

Figur pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, menjadi panutan Agung untuk tetap berprestasi dalam bidang pendidikan. Pasalnya, Yaya juga menjadi salah satu alumni FPOK UPI yang sekarang berhasil di karier kepelatihannya.

Agung berharap, ia bisa sukses secara karier maupun akademik. Ia juga berpesan kepada atlet-atlet lain untuk tetap mengejar pendidikan demi masa depannya.

"Iya dari SMA, untuk atlet rata-rata memang banyak dispensasi. Cuma kalau kita harus tetap jaga komunikasi. Kata dosen saya juga banyak atlet yang di kampus dia dispen-dispen. Akhirnya nilainya tidak muncul," tuturnya.

Agung Mulyadi memulai karier sepak bolanya di Diklat Persib. Agung menjalani debutnya bersama Maung Bandung pada musim 2017, ketika Persib menghadapi Persipura Jayapura. Pada musim keduanya bersama Persib, Agung mulai dipercaya pelatih Mario Gomez untuk masuk ke deretan pemain utama.

Ia pun mulai banyak mendapatkan pujian dari bobotoh saat pertandingan Persib melawan Sriwijaya, Sabtu (4/8/2018). Kala itu ia berhasil memberikan assist kepada Jonathan Bauman yang akhirnya mencetak gol kemenangan bagi tim Maung Bandung.

AYO BACA : Gomez Sanjung Indra Mustafa dan Agung Mulyadi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar