Yamaha NMax

BIAF 2018 Pacu Sektor Pariwisata Kota Bandung

  Minggu, 29 Juli 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Penari jaipong di gelaran Bandung International Art Festival, Minggu (29/7/2018).(Eneng/ayobandung.com)
DAGO, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan perhelatan Bandung International Art Festival alias BIAF berpotensi menjadi refleksi kemajuan pariwisata Kota Bandung. 
 
Bagaimana tidak? Perhelatan ini berbasis budaya ini digadang-gadang bisa mendatangkan berbagai potensi pariwisata domestik maupun mancanegara ke Kota Kembang.
 
Pihaknya megundang ribuan peserta yang berasal dari sembilan negara sahabat dan 27 daerah dari seluruh provinsi di Indonesia untuk bergerak mengenalkan budaya.
 
Oleh karenanya, untuk menarik potensi kunjungan pariwisata, Kenny mendorong agar BIAF ke depan melibatkan peserta lebih banyak dari negara sahabat.
 
"Kalau ingin optimal, persiapannya harus lebih panjang. Idealnya kegiatan panjang ini enam bulan sebelum atau setahun sebelumnya haru mulai persiapan. Peserta lama dan peserta baru harus diundang dari sekarang," katanya saat ditemui awak media usai seremoni penutupan BIAF di Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (27/7/2018).
 
Di samping itu, dia mengatakan BIAF berpotensi meningkatkan pariwisata Kota Bandung terus berlanjut setiap tahun.
 
"Selain kebudayaan, ekonomi kreatifnya juga bisa meningkat untuk Kota Bandung. Karena pariwisatanya berbasis ekonomi kreatifnya tinggi sehingga ujung-ujungnya bisa menambah kepentingan dan kemajuan sektor kepariwisataan," ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar