Yamaha Mio S

Hati-hati, 227 Entitas Fintech Tak Kantongi Izin OJK

  Jumat, 27 Juli 2018   Andri Ridwan Fauzi
Ilustrasi. (thinkstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Satgas Waspada Investasi menemukan 227 entitas Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (fintech peer to peer lending) yang beroperasi tanpa izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melihat kondisi tersebut, Satgas Waspada Investasi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran pinjaman uang yang tidak berizin OJK.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, mengatakan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016, penyelenggara peer to peer lending wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK.

“Namun, Satgas Waspada Investasi menemukan 227 entitas yang melakukan kegiatan usaha peer to peer lending tidak terdaftar atau tidak memiliki izin usaha dalam penawaran produk fintech peer to peer lending sehingga berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tongam. 

Menurutnya, Satgas Waspada Investasi telah memanggil entitas tersebut dan meminta seluruh entitas yang tidak terdaftar untuk menghentikan kegiatan peer to peer lending, menghapus semua aplikasi penawaran pinjam meminjam uang, menyelesaikan segala kewajiban kepada pengguna, dan segera mengajukan pendaftaran ke OJK

Untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat secara berkesinambungan, Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan dengan entitas yang tidak berizin tersebut karena tidak berada di bawah pengawasan OJK dan berpotensi merugikan masyarakat. 

“Kami akan rutin menyampaikan informasi perusahaan fintech peer to peer lending   yang tidak berizin. Selain itu peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama untuk tidak menjadi peserta kegiatan entitas tak berizin tersebut,” katanya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar