Yamaha

Gomez Komentari Kinerja Wasit Sepak Bola di Indonesia

  Jumat, 06 Juli 2018   Anggun Nindita Kenanga Putri
Pelatih Persib, Mario Gomez. (Anggun Nindita/ayobandung)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM--Pelatih Persib, Mario Gomez kembali menyoroti kinerja wasit di Liga 1. Pelatih asal Argentina ini merasa banyak keputusan wasit yang merugikan anak-anak asuhnya. Salah satu yang jadi pemicu adalah diamnya wasit saat terjadi banyak pelanggaran pada laga Persija kontra Persib.

“Saya ingin berbicara tentang permainan kemarin. Saya tahu bobotoh mengerti tentang hasil kami. Tapi kami bermain dengan wasit seperti itu, maka hasilnya jelek. Sangat jelek,” kata Gomez saat ditemui di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (6/7/2018).

Sebelum duel panas melawan Persija, beberapa punggawa Maung Bandung telah mendapatkan kartu kuning dari wasit karena dianggap melakukan pelanggaran. Beberapa harus absen di laga tertentu akibat akumulasi kartu, seperti Supardi, Deden Natshir, dan Jonathan Bauman.

Gomez sempat menilai bahwa sebagian besar wasit yang bertugas di Liga 1 sangat mudah memberikan kartu kuning untuk pemain Persib. Namun, hal itu berbeda dengan yang terjadi saat laga kontra Persija, di mana wasit seolah-olah membiarkan pelanggaran terjadi tanpa ganjaran kartu untuk pemain lawan. “Saya lihat setelah pertandingan, Febri kena foul di kaki, tapi tidak ada kartu kuning yang keluar,” kata dia.

Gomez sangat menyayangkan momen itu, apalagi pelanggaran yang terjadi bisa saja berpotensi membikin anak-anak asuhnya cedera. “Bisa aja mereka bikin kakinya patah. Ini gila, dan tidak ada kartu kuning,” ujarnya.

Gomez bisa memaklumi jika Persib harus kalah karena performa yang kurang maksimal dalam beberapa partai, seperti saat berhadapan dengan Arema FC dan Bhayangkara FC. Namun, pelatih berusia 61 tahun ini tak terima jika timnya harus kalah akibat putusan wasit yang tidak adil.

Oleh karena itu, Gomez berharap adanya perbaikan sistem di dunia sepak bola Indonesia. Bukan hanya soal pemain atau tim, tapi juga evaluasi kinerja wasit di Indonesia.

“Ini bukan buat saya. Saya bisa pindah kapan saja. Tapi ini untuk kalian, untuk Indonesia. Di sini banyak pemain bagus, tapi kalian harus berkembang. Bukan hanya tim, pemain, juga wasit, dan semuanya,” pungkas Gomez.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar