Yamaha Mio S

Qualcomm Siap Wujudkan Jaringan 5G di Indonesia

  Rabu, 24 Januari 2018   Ananda Muhammad Firdaus
Country Manager Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong dalam Qualcomm Media New Year Gathering di Kila Kila, Jakarta, Rabu (24/1). (ayobandung/Ananda Firdaus)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Perusahaan ternama dunia yang bergerak di bidang industri komunikasi, Qualcomm, siap mewujudkan jaringan 5G agar hadir untuk masyarakat tanah air. Pasalnya, jaringan 5G dapat mempermudah segala kebutuhan lini kehidupan. 

Country Manager Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong mengungkapkan, jaringan memiliki banyak kelebihan. Selain kecepatan yang berlipat ganda ketimbang pendahulunya, 4G, jaringan 5G nantinya dapat menghubungkan antarperangkat yang disebut juga sebagai Internet of Things (IoT).

"Kalau dari 4G ke 5G, perbedaannya bukan hanya speed, namun dari sisi teknologi itu banyak sekali perbedaanya (IoT). Jadi sangat kompleks," kata Shannedy pada acara Qualcomm Media New Year Gathering yang diadakan di restoran Kila Kila, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Di samping itu, Qualcomm telah menghadirkan sejumlah pengujian jaringan 5G, seperti melakukan trial, berikut menciptakan modem yang mendukung 5G, yaitu Qualcomm Snapdragon X50. Namun demikian, Shannedy belum bisa memastikan kapan teknologi ini dapat diterapkan secara resmi di tanah air, khususnya para operator. 

"Menurut saya secara teknologi itu sudah close to commercial, tapi itu mungkin harus menunggu 2019. Perlu ada pengembangan, karena di Indonesia perlu diidentifikasi spektrum mana yang dipilih nantinya," kata dia.

"Tapi dari sisi teknologi, Qualcomm sudah support. Jadi kalau sudah masuk 5G, itu bukan hanya masalah speed yang bertambah, tapi mulai cara kita berinteraksi otomatis berubah, begitu juga 5G berpotensi membuka (lahan) bisnis-bisnis yang baru," tambah dia. 

Sebelumnya, pemerintah pusat lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI merencanakan jaringan 5G dapat diimplementasikan pada 2020. Selain itu, pihak Kemkominfo akan melakukan uji coba 5G di turnamen Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

Menurut Menkominfo RI, Rudiantara, pemerintah sedianya menerapkan jaringan ini untuk masyarakat. Namun, perlu pertimbangan matang, seperti pada pengguna dan stakeholder yang mengurusinya.

"Meski sudah dipersiapkan untuk generasi berikutnya, harus dipertimbangkan manfaat yang didapat ketika diimplementasikan. Artinya, implementasi 5G di Indonesia butuh waktu cukup lama agar pemerataannya dapat berjalan lancar," ujar Rudiantara disitat dari laman Kemkominfo.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar