Yamaha Aerox

CIA: Intervensi Rusia Bakal Terus Muncul Pada Proses Demokrasi AS

  Selasa, 09 Januari 2018   Asri Wuni Wulandari
Direktur CIA, Mike Pompeo. (REUTERS)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM – Badan Intelijen Amerika Serikat alias CIA menegaskan jika Rusia dan lainnya mencoba melemahkan proses pemilihan di Amerika Serikat. Utamanya pada pemilihan anggota Kongres pada November nanti.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya CIA telah menyimpulkan jika Rusia mengintervensi Pemilihan Presiden AS pada 2016 lalu. Rusia membantu Donald Trump untuk menang, baik dengan cara hacking atau penyebaran propaganda media sosial.

Direktur CIA, Mike Pompeo mengatakan jika gangguan Rusia ini telah berlangsung lama dan akan terus berlanjut. “Ya, telah berpuluh-puluh tahun,” katanya sebagaimana dilansir dari REUTERS, Selasa (9/1/2018).

Pompeo mengaku khawatir. Tak hanya terhadap Rusia, tapi ia juga khawatir terhadap usaha-usaha pihak lain untuk mengintervensi proses demokrasi di AS. “Kami memiliki banyak musuh yang ingin merusak demokrasi di Barat,” katanya.

Donald Trump sendiri terkadang menyarankan agar AS menerima penilaian yang diberikan CIA bahwa Rusia berusaha mengintervensi pemilihan. Namun di waktu yang lain, Trump justru menolak pernyataan yang mengatakan jika Presiden Rusia, Vladimir Putin meminta Moskow untuk ikut campur.

Trump beberapa kali mengaku jika pihaknya ingin memperbaiki hubungan dengan Putin meski Rusia telah membikin frustasi kebijakan-kebijakan AS. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar