Yamaha NMax

Benarkah Indonesia Negara yang Kaya akan Minyak?

  Jumat, 22 Desember 2017   Fajar Sukma
Perwakilan SKK Migas tengah memberikan materi soal tata kelola industri hulu migas di Indonesia di Universitas Sangga Buana YPKP, Bandung, Jumat (22/12). (AyoBandung/Fajar Sukma)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi alias SKK Migas menggelar program “Hulu Migas Goes to Campus 2017” di Universitas Sangga Buana YPKP, Bandung, Jumat (22/12/2017).

Kegiatan ini digelar untuk memberi gambaran mengenai tata kelola dan kebijakan industri hulu migas Indonesia untuk kesejahteraan rakyat kepada mahasiswa.

Perwakilan SKK Migas, Muhammad Arfan mengatakan, kebutuhan konsumsi minyak dalam negeri saat ini adalah 1,6 juta barel per hari (BOPD). Sedangkan produksi minyak di Indonesia rata-rata mencapai 800.000 barel per hari.

"Dengan produksi minyak 800.000 per barel per hari, Indonesia kini menempati posisi 29 dari negara penghasil minyak dengan rata-rata cadangan minyak bumi hanya 0,2% dari total cadangan dunia," katanya, Jumat (22/12/2017).

Ia menuturkan, melalui data tersebut, anggapan masyarakat bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan minyak merupakan sebuah kekeliruan. Bahkan, Indonesia bisa dikatakan krisis.

Ia menerangkan, untuk gas, Indonesia menempati di posisi 14 dari negara penghasil gas dengan rata-rata cadangan gas 1,5% dari total cadangan dunia.

"Untuk masalah kelangkaan gas, itu ranahnya hilir atau Pertamina. Untuk sektor hulu kita tidak bisa menjelaskan lebih dalam," paparnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar