Yamaha Lexi

Terlalu Banyak Mengonsumsi Jus Buah Berisiko Diabetes

  Senin, 04 Desember 2017   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

AYOBANDUNG.COM – Umumnya, buah-buah akan selalu bermanfaat untuk kesehatan lantaran kandungannya yang kaya akan serat dan mengandung hampir semua nutrisi penting. Namun, saat buah jeruk diperas dan diubah menjadi minuman jus, maka nutrisi penting itu akan hilang.

Nah, banyak dari kita yang mungkin punya kebiasaan mengonsumsi segelas jus jeruk untuk sarapan pagi. Sederhana saja, setiap hotel, dalam menu breakfast-nya, rata-rata akan menyediakan jus jeruk sebagai minumannya.

Namun jangan kaget sebab sebuah penelitian baru-baru ini menemukan jika jus buah – khususnya jeruk – dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Melansir Boldsky, jus buah, dikatakan para peneliti, tidak mengandung serat dan justru malah memiliki kandungan gula dengan kadar yang tinggi.

Lantas, bagaimana jus buah meningkatkan risiko diabetes? Menurut para peneliti, asupan jus buah terkait dengan diabetes tipe-2. Penyaluran cepat dari beban gula yang besar, tanpa adanya komponen lain dalam buah utuh, mungkin merupakan mekanisme penting di mana jus buah dapat berkontribusi pada risiko diabetes.

Para peneliti menyarankan kepada penderita diabetes untuk tidak mengonsumi jus buah dengan kadar gula yang tinggi di dalamnya. Atau setidaknya cukup dengan mengonsumsi satu gelas jus buah dalam satu hari.

“Terlalu banyak asupan gula yang berasal dari jus atau smoothies. Jadi masuk akal untuk menguranginya,” ujar para peneliti.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar