Yamaha NMax

Jangan Pernah Melakukan Hal Ini Setelah Berlari

  Sabtu, 02 Desember 2017   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi berlari.(Boldsky)
BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Berlari merupakan proses latihan berat yang melibatkan banyak kekuatan otot dan kebugaran tubuh. 
 
Orang yang sadar akan fisik dan figur sering memilih berlari sebagai latihan utama untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kekuatan otot kaki. 
 
Dalam menjalankannya, banyak aktivitas yang terlibat menginduksi metabolisme tingkat tinggi yang membakar kelebihan lemak tersimpan dalam tubuh. Tubuh berkeringat banyak sebagai akibat dari aktivitas berat yang dilakukan.
 
Berlari memang baik untuk mengurangi stres dan membuat tubuh bugar. Tapi ingat, jika Anda sehat secara fisik (tanpa penyakit medis sebelumnya seperti jantung, artritis, hipertensi, dan lainnya), mulailah berlari. 
 
Dalam kasus kondisi kesehatan yang buruk, berlari bisa memperparah masalah bahkan lebih. Saat melakukannya, tingkat energi dalam tubuh meningkat yang menghasilkan pemompaan darah lebih besar di dalam jantung. 
 
Berikut saran sebelum Anda melakukan aktivitas berlari seperti dilansir Boldsky, Sabtu (2/2/2017):
 
1. Duduk Terlalu Lama
Ya, berlari merupakan aktivitas fisik yang berat dan seringkali orang kekurangan energi. Dalam keadaan seperti itu, duduk berjam-jam bukanlah cara yang benar untuk memberi waktu istirahat bagi tubuh Anda. 
 
Alih-alih duduk, libatkan diri Anda dalam aktivitas fisik yang benar seperti latihan tangan, yoga, atau meditasi. Ini akan membantu untuk mengisi energi yang hilang lebih cepat dan merevitalisasi Anda untuk sesi putaran kedua. 
 
2. Tinggalkan Pakaian Kotor
Berjalan melibatkan aktivitas fisik yang berakibat berkeringat. Keringat mengandung kuman dan bakteri yang bila bersentuhan dengan kulit manusia bisa menyebabkan kelembapan atau iritasi kulit. 
 
Selanjutnya, bahkan bisa menyebabkan batuk dan pilek jika keringat dibiarkan mengering pada tubuh. Mandi air hangat agar tubuh Anda terasa segar dan memberantas ancaman virus.
 
3. Tidak Minum Air Cukup
Penting untuk memahami pentingnya air sebelum, selama, dan setelah menyelesaikan sesi berlari. Air merupakan cairan utama yang membantu tubuh terhidrasi untuk rentang waktu yang lebih lama dan menyingkirkan partikel beracun dari tubuh. 
 
Oleh karena itu sangat penting bagi pelari untuk melembabkan tubuh mereka sesuai dengan kapasitas operasinya sebelum dan selama berlari. 
 
Namun, setelah berlari saat tubuh kekurangan energi, cairan merupakan hal terpenting yang dibutuhkan tubuh. Ini akan menambah energi lebih cepat dan memberi tubuh waktu pemulihan yang memadai. 
 
4. Terlalu Banyak Bekerja
Sebelum sesi berlari jika Anda berpikir untuk melakukan terlalu banyak pekerjaan atau menikmati aktivitas fisik yang berat, maka hal itu bisa merugikan otot yang masih dalam tahap pemulihan. 
 
Dianjurkan untuk melibatkan diri dalam aktivitas ringan seperti berjalan kaki, melakukan pekerjaan rumah tangga ringan, agar tubuh tetap fit dan aktif serta mempertahankan energinya. 
 
5. Makan Makanan yang Tidak Sehat
Hanya karena telah menyelesaikan lari dan membakar cukup banyak kalori tidak berarti Anda dapat mendambakan makan makanan junk food yang tidak sehat sepanjang sisa hari itu. 
 
Untuk menahan lapar setelah berlari, penting untuk makan makanan sehat dan bergizi yang tidak hanya akan menginduksi pencernaan yang tepat tetapi juga akan bermanfaat bagi lingkar pinggang Anda. 
 
6. Menghindari Sarapan 
Sarapan pagi yang sehat adalah kunci untuk memulai pagi yang segar dan tetap aktif sepanjang hari. 
 
Menghindari sarapan pagi setelah berlari bisa membuat Anda merasa lemas dan tidak aktif. Ini karena banyak energi telah dimanfaatkan dalam proses berjalan dan hanya makanan sehat yang bisa merevitalisasi tubuh.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar