Yamaha Lexi

HIB 2017, Ajang Adu Kreativitas Para Hairdressers Tanah Priangan

  Kamis, 19 Oktober 2017   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pemenang HIB 2017 (Eneng Reni/ayobandung)
BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan menjanjikan, baik bagi para pekerja, pengusaha salon, maupun bagi masyarakat Indonesia.
 
Menurut survei Kline 2016J diperkirakan terdapat sebanyak 101.100 salon di seluruh Indonesia pada tahun 2016 dan peningkatan sebesar 2-3% setiap tahunnya .
 
Melihat potensi itu, Matric Indonesia berupaya ingin meningkatkan kreativitas serta inovasi dari para hairdressers alias penata rambut Indonesia ini untuk terus bisa berkembang di bidangnya.
 
Melanjutkan kesuksesan acara Hairdresser Idol Bandung (HIB) sebelumnya, Matrix kini kembali mengadakan kompetisi yang serupa. 
 
"HIB 2017 adalah sebuah acara tahunan dari Matrix berupa ajang adu kreativitas untuk para hairdressers dari beberapa daerah di Jawa barat," ujar  Marketing Manager Matrix Indonesia, Feranti Susilowati, kepada awak media di Bandung, Kamis (19/10/2017).
 
Melalui HIB 2017 ini, Feranti juga berharap dapat menginspirasi para hairdressers untuk selalu berkreasi dan meningkatkan kreasi mereka.  Karena lanjut perempuan berambut sebahu ini, tidak dapat dipungkiri, perubahan tren dan perkembangan teknik perwarnaan rambut menuntut para hairdressers untuk selalu belajar dan mengembangkan keahlian mereka.  
 
Oleh sebab itu, Matrix Indonesia akan selalu mendukung penata rambut Indonesia melalui berbagai edukasi dan ajang seperti HIB 2017 ini.
 
"Acara ini juga sekaligus merupakan mini launching untuk tren pewarnaan rambut terkini dari Matrix bernama Color Melting," sambung Feranti. 
 
Adapun proses penilaian HIB 2017 dilalui setelah melewati tahap seleksi selama sebulan terakhir. Akhirnya ditentukan tiga finalis utama untuk ditetapkan menjadi finalis Hairdresser Idol Bandung 2017 oleh Matrix Indonesia. 
 
Ketiga finalis tersebut adalah hairdresser dari Alen Salon (Cimahi), Beng Beng Salon (Bandung), dan Mojang Salon (Purwakarta). Acara grand final Hairdresser Idol Bandung 2017 pun digelar diselenggarakan di Golden Flower Hotel, Bandung pada Kamis (19/10/2017).
 
Candra Suyanto, Techinical Manager PT. L'oreal Indonesia mengatakan, proses penilaian dilakukan jauh-jauh hari sebelum grand final berlangsung. "Persaingan dari ketiga finalis ini pun sangat ketat, dan nilai yang diperoleh juga hanya berbeda tipis," ujar pria yang juga Head of matrix indonesia artistic team itu. 
 
Candra juga menyebutkan tiga poin penilaian pun dogunakan untuk menentukan juara HIB 2017 kali ini.  Di Antaranya teknik clean eye (kerapian), cara pemberian warna, dan total look saat gelaran grand final
 
"Jadi tiga teknik itu kita perhatikan betul. Juga tidak lupa hasil dari battle hari ini mulai dari teknik dari pengguntingan, styling, dan penempatan warna apa sesuai dengan look dari si model itu sendiri," lanjut Candra. 
 
Dari hasil penilaian itu pun, seorang Hairdresser dari Cimahi Windaningsih (43) dari Alen Salon keluar menjadi juara pertama dengan perolehan nilai 86. Disusul Erik dari Beng Beng Salon asal Bandung dengan perolehan nilai 84. Serta Yudo dari Mojang Salon asal Purwakarta dengan perolehan nilai 82.
 
Ditemui usai acara, Windaningsih mengatakan, pencapaian ini merupakan langkah awalnya untuk terus memulai langkah yang cerah sebagai hairsdresser profesional.
 
Wanita yang sudah berkecimpung di dunia tata rambut itu sejak usia 15 tahun itu juga menyebutkan, dengan penghargaan ini dirinya akan terus bersemangat untuk membuat capaian yang lebih dan mengedukasi diri lebih luas.
 
 "Ini adalah langkah awal saya. Juga penghargaan ini jadi bukti untuk membuat saya terus meningkatkan skil maupun kemampuan tata rambut dengan lebih baik," ungkap Winda optimis. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar