Yamaha NMax

12 Gejala Depresi Pada Pria, Kamu Mengalaminya?

  Kamis, 28 September 2017   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --  Lebih dari lima juta pria di Amerika Serikat mengalami depresi dalam setiap tahunnya. Depresi klinis, baik pada pria atau perempuan, dapat menyebabkan kesedihan luar biasa dan kehilangan minat dalam beraktivitas. Namun depresi terkadang bisa terwujud dalam cara yang berbeda-beda pada setiap orang.

"Sementara gejala yang digunakan untuk mendiagnosis depresi sama (bagi setiap orang), terlepas dari jenis kelaminnya. Seringkali keluhan utama dapat berbeda di antara pria dan wanita," kata Profesor Psikiatri dari University of California AS, Ian A Cook.

Berikut, dilansir dari Healh, adalah tanda-tanda jika Anda mengalami depresi :

 

Kelelahan

Depresi seringkali dibarengi dengan serangkaian perubahan fisik dan emosional. Mereka dapat mengalami kelelahan serta retardasi psikomotor, atau memperlambat gerakan fisik, ucapan dan proses berpikir.

Menurut Psikolog Klinis dari University of Alabama, Josh Klapow, seorang pria lebih muda untuk melaporkan kelelahan dan gejala depresi fisik lainnya sebagai keluhan utama mereka jika dibandingkan dengan kaum perempuan.

Tidur terlalu banyak atau bahkan insomnia

Masalah tidur seperti insomnia, bangun terlampau pagi, atau tidur berlebihan adalah gejala depresi yang umum terjadi. “Beberapa orang tidur dalam 12 jam sehari dan mereka masih merasa lelah atau bulak-balik bangun tidur setiap dua jam,” ujar Cook.

Seperti kelelahan, masalah tidur adalah salah satu gejala utama yang dapat didiskusi dengan dokter.

Sakit perut atau sakit punggung

Masalah kesehatan seperti sembelit atau diare, serta sakit kepala dan sakit punggung, biasa terjadi pada orang yang mengalami depresi. Tapi kita sering tidak menyadari jika penyakit kronis dan gangguan pencernaan seringkali berjalan berbarengan dengan depresi. Padahal, orang-orang yang mengalami depresi benar-benar merasa buruk secara fisik.

 Mudah marah

Orang yang mengalami depresi seringkali mudah tersinggung. Selain itu, ujar Klapow, pikiran negatif adalah aspek depresi yang paling umum. “Seseorang akan mudah tersinggung karena mereka selalu memiliki pikiran negatif,” katanya.

Kesulitan berkonsentrasi

Retardasi psikomotor dapat memperlambat kemampuan seseorang untuk memproses informasi, sehingga mengganggu konsentrasi pada pekerjaan atau tugas lainnya.

"Depresi mengisi satu dengan pikiran negatif, hampir seperti gangguan," kata Klapow. "Anda diperlambat dan terus-menerus memikirkan hal-hal negatif di dunia Anda. Akibatnya, sangat sulit untuk fokus pada apapun.” 

Kemarahan atau permusuhan

Beberapa pria menunjukkan depresi dengan sikap bermusuhan, marah, atau agresif. "Seorang pria yang menyadari ada sesuatu yang salah mungkin perlu mengimbangi dengan menunjukkan bahwa dia masih kuat atau mampu," ujar Dr. Sussman. Beliau mengatakan bahwa dia juga melihat pria menjadi bermusuhan saat mereka menarik diri sebagai akibat depresi mereka dan merasa mendapat tekanan dari teman atau keluarga untuk bergabung kembali dengan masyarakat.

Tertekan

"Pria mungkin lebih cenderung melaporkan gejala depresi sebagai stres, bukan karena mereka memiliki lebih banyak tekanan; ini lebih mudah diterima oleh masyarakat untuk melaporkannya," kata Klapow. Penelitian telah menunjukkan bahwa pemaparan stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan, baik di tubuh atau pun otak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan depresi.

Kegelisahan

Penelitian telah menunjukkan hubungan yang kuat antara gangguan kecemasan dan depresi. Pria memang tidak lebih mungkin untuk mengalami gangguan kecemasan. Namun seringkali pria lebih mudah berbicara tentang perasaan cemas, bukan sedih.

Penyalahgunaan zat

Penyalahgunaan zat seringkali menyertai depresi. Penelitian telah menunjukkan bahwa pecandu alkohol hampir dua kali lebih mungkin menderita depresi berat.

 "Itu bisa terjadi baik untuk pria maupun perempuan, tapi menggunakan narkoba atau alkohol untuk menutupi perasaan tidak nyaman adalah strategi yang akan dilakukan oleh lebih banyak pria daripada mencari perawatan kesehatan," kata Cook. 

Disfungsi seksual

Depresi adalah alasan umum untuk kehilangan keinginan dan disfungsi ereksi (ED). Dan ini adalah salah satu gejala yang tidak dilaporkan oleh banyak pria. Namun, ED bisa juga menjadi hasil dari kondisi medis atau obat lain yang belum tentu ED memberi sinyal kuat akan depresi.

Keraguan

Beberapa orang secara alami mengalami kesulitan membuat keputusan, sehingga ketidakmampuan untuk membuat pilihan biasanya hanya mengkhawatirkan jika itu adalah perilaku baru.

Pikiran bunuh diri

Wanita lebih cenderung mencoba bunuh diri. Namun pria empat kali lebih mungkin meninggal jika mereka melakukan bunuh diri. Salah satu alasannya adalah karena pria cenderung memilih metode yang lebih mematikan.

(Job/Nisrina)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar