Yamaha Lexi

Jangan Samakan Batuk Biasa dengan Batuk Asma

  Selasa, 26 September 2017   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Batuk mungkin terlalu biasa. Tapi hati-hati, batuk bisa juga merupakan gejala asma. Antara batuk biasa dan batuk asma jelas berbeda.

“Gejala asma itu batuk atau mengi (bengek, suara napas karena penyempitan saluran napas) yang membandel, berulang atau sulit sembuh lebih dari dua minggu,” ujar Sekretaris Unit Koordinasi Kerja Resporologi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Wahyuni Indawati di Jakarta, Selasa (26/9/2017) sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Batuk jenis ini biasanya muncul setelah didorong oleh debu, bulu binatang, kapuk, makanan atau infeksi virus. Selain itu juga bisa terjadi karena perubahan cuaca, polusi dalam ruangan serupa rokok dan polusi asap kendaraan bermotor di jalanan.

Batuk yang merupakan pertanda asma juga biasanya lebih berat pada malam atau dini hari.

"Batuk dalam jangka waktu lama selalu dipikir tuberkulosis. Orang tua selalu berpikir begitu, TB mania. Padahal bisa juga asma," kata Wahyuni.  

Selain batuk, napas terengah-engah, lesu dan tidur terganggu menjadi tanda lainnya seseorang menyadang asma. 

Asma merupakan penyakit peradangan kronik di saluran napas. Ada reaksi berlebihan pada rangsangan di saluran napas. Lalu bagaimana menanggulanginya?

Menghindari faktor pencetus menjadi langkah awal pencegahan asmma. “Penghindaran pencetus itu nomor satu. Pencegahan dini mulai pada ibu hamil, bayi, ibu menyusui dan lainnya,” kata Wahyuni.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar