Yamaha NMax

Ini Bahaya Meninggalkan Sarapan di Pagi Hari

  Selasa, 12 September 2017   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi: Roti salah satu menu sarapan yang kerap dikonsumsi setiap orang.(Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM—Bila Anda memandang menurunkan berat badan dengan kebiasaan jarang sarapan pada pagi hari merupakan langkah yang salah.

Spesialis gizi Dr. Samuel Oetoro mengatakan tidak sarapan justru berpotensi membuat orang jadi lebih gemuk ketimbang mereka yang tak pernah lupa mengisi perut pada pagi hari.

Berdasarkan penelitian, orang-orang yang tidak sarapan memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi. 

BMI adalah perbandingan berat badan dengan tinggi badan, dihitung dengan membagi berat badan (kilogram) dengan tinggi badan (meter kuadrat). Indeks massa tubuh adalah patokan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki berat badan sehat atau tidak sehat.

Pada orang dewasa, angka BMI yang termasuk kategori berat badan normal adalah 18,5 - 22,9. 

"Kalau tidak sarapan justru kegemukan karena pas makan siang balas dendam, gula darah sudah drop jadi kalap," kata Samuel seperti dikutip Antara, Selasa (12/9/2017).

Fenomena ini mirip seperti apa yang terjadi pada sebagian orang yang justru bertambah gemuk setelah bulan puasa berakhir. Pilihan makanan yang salah saat sahur justru membuat orang menjadi lemas dan melampiaskan nafsu makan saat berbuka puasa. 

Padahal semua itu bisa dihindari bila menu sahur atau sarapan terdiri dari makanan sehat dan lengkap, termasuk karbohidrat kompleks yang membuat tubuh kenyang lebih lama. Selain itu, asupan protein seperti dari putih telur dan susu, lemak sehat serta buah yang mengandung serat, vitamin, dan mineral.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar