Yamaha Aerox

Siapa Bilang Konsumsi Sayur dan Buah Harus dalam Jumlah Banyak?

  Kamis, 31 Agustus 2017   Asri Wuni Wulandari
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

AYOBANDUNG.COM – Tampaknya kita tak perlu terlalu heroik untuk mengonsumsi buah dan sayur setiap saat. Sebab, mengonsumsi terlalu banyak buah dan sayuran mungkin tidak terlalu efisien dalam melindungi diri dari penyakit kronis dan risiko kematian daripada hanyak makan beberapa porsi sehari.

Hal itu ditemukan dalam penelitian teranyar yang dipublikasikan dalam The Lancet. Dalam penelitian tersebut, para peneliti menanyai lebih dari 135.000 orang dari 18 negara yang berbeda mengenai kebiasaan makan dan gaya hidup mereka, serta riwayat kesehatan mereka. Kemudian, peneliti mengikuti mereka selama tujuh tahun untuk melihat berapa banyak yang akhirnya meninggal dunia.

Pola konsumsi buah dan sayuran dalam penelitian tersebut dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Mereka yang hidup dengan pola konsumsi buah dan sayur hanya mencapai 22 persen atau cukup dengan satu porsi sayur dan buah dalam sehari memiliki risiko kematian yang lebih kecil.

Penelitian sebelumnya, telah menghubungan konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak dengan penurunan risiko penyakit serius. Misalnya, dengan makan sekitar 250 gram buah dan sayuran dalam sehari atau sekitar 2,5 porsi, dikaitkan dengan penurunan 18 persen risiko stroke dan penurunan empat persen pada kanker. Mereka yang makan empat kali lebih banyak atau sekitar 10 porsi buah dan sayur dalam sehari mengalami penurunan risiko stroke sebesar 33 persen dan kanker sebesar 13 persen.

Jadi untuk sementara, penelitian ini setidaknya memberi bukti jika jumlah konsumsi buah dan sayur dalam jumlah besar tidak selalu pasti menurunkan risiko kematian atau penyakit kronis. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar