Yamaha Lexi

Lima Kuliner Kaki Lima Kesukaan Urang Bandung

  Senin, 08 Mei 2017   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi. (Getty Images)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Menyebut Kota Kembang, sudah tentu yang terlintas adalah ‘wajib kuliner’, bukan wajib militer. Artinya, mengunjungi Bandung, adalah wajib hukumnya untuk menjajaki berbagai kuliner yang tersedia.

Tidak hanya kuliner berkelas kafe-kafe menak, sebut saja kuliner-kuliner kaki lima di pinggiran jalan Kota Bandung yang dengan setia melambai-lambai untuk memanjakan siapapun yang tengah kelaparan. Mau itu di pagi hari, siang hari, sore hari, bahkan malam hari sekalipun.

Disebut kuliner kaki lima atau jajanan pinggir jalan karena destinasi wisata kuliner yang "merakyat" ini banyak ditemui di pinggir jalan raya, layaknya Pedang Kaki Lima (PKL).

Tidak usah berlama-lama lagi,  ini ulasan AyoBandung untuk lima wisata kuliner kaki lima atau jajanan pinggir jalan favoritnya urang Bandung. Mangga..

Cireng Cipaganti

Cireng, singkatan dari aci cigoreng, termasuk makanan khas urang Bandung dan Jawa Barat. Cireng Cipaganti ini terletak di Jalan Cipaganti, Bandung. Tepatnya berada depan Kantor Pos dan dekat SPBU Cipaganti.

Camilan kenyal ini berbahan dasar tepung kanji. Cireng Cipaganti ada yang digoreng dahulu baru diisi kacang, juga ada yang sudah tinggal masak dengan pilihan berbagai pillihan isi.

Tekstur yang renyah, manis, dan pedas, bercampur menjadi satu di mulut saat dikunyah. Selain rasanya yang enak, kemasan Cireng Cipaganti ini juga rapi dan higienis karena menggunakan teknik pembungkusan sendiri.

Tapi sekedar info, siap-siap mengantri ya kalau mau memburu cemilan yang satu ini..

Nasi Bistik AA (Astana Anyar)

Bagi pengunjung yang ingin pertama kali mencoba,  mungkin akan sedikit kesulitan mencari warung AA Bistik ini karena letaknya berada di Jalan Astana Anyar dan terkesan nyumput. Uniknya pula, meski menunya nasi bistik, tapi jangan harap kamu akan memasuki kafe atau restoran dengan plang nama besar dan lampu neon yang menyala.

Nasi bistik AA ini diracik oleh seorang pedagang di atas sebuah gerobak kaki lima, tanpa plang nama, dan hanya berhiaskan lampu petromak.

Tetapi jangan salah,  kelezatan Nasi Bistik AA ini dijamin akan membuat para pengunjung lupa kalau mereka sedang makan di kuliner kelas kaki lima.

Nasi Bistik Astana Anyar ini sangat populer di kalangan warga lokal karena mengusung konsep penganan bertemakan western nan murah ala kaki lima.

Ayam Goreng SPG

Ayam goreng serundeng di Warung Nasi SPG ini menjadi kuliner kaki lima yang banyak diminati dalam beberapa tahun belakangan. Rasa ayam gorengnya yang  lezat ditambah dengan sambal hijau yang super duper pedas membuat penikmatnya selalu ingin tambah porsi.

Berlokasikan di sebuah warung tenda yang tidak seberapa besar, tapi selalu penuh disesaki pembeli. Terkadang tak sedikit orang yang harus menunggu lama atau memutuskan untuk membungkus makanannya untuk dibawa pulang. Warung Nasi SPG ini berada di Jalan Balong Gede, juga tersedia di empat tenda makan yang letaknya berdekatan.

Kupat Tahu Gempol

Kupat Tahu Gempol ini bisa ditemui di sekitaran Pasar Gempol, Jl. Gempol Kulon No. 53, Bandung, tak jauh dari Jalan Riau dan Jalan Banda.

Kelezatan kuliner kaki lima ini tidak kalah dengan masakan di restoran dan kafe. Sebab rahasia kupat tahu ini terletak pada rasa dan racikan bumbu kacangnya yang manis dan juga gurih.

Kupat tahu gempol bisa dibilang "melegenda" karena telah berdiri sejak tahun 1975 silam. 
Kupat tahu ini pun menjadi salah satu menu sarapan favorit warga Bandung terlebih lagi karena hanya buka di pagi hari dari jam 06.00 sampai jam 10.00 WIB saja.

Sebagai saran saja, cobalah datang di pukul 07.00 WIB agar tak kehabisan, bray!

Bebek Ali (Bebek Borromeus)

Kenikmatan dari bebek yang dijual di sebuah tenda di belokan seberang pintu selatan RS Borromeus (Tepatnya di Jalan Hasanuddin 8, Bandung) sudah dikenal seantero Bandung. 
Bebeknya empuk, lezat, dan juga tidak amis. Rasa sambalnya yang pas dan tidak terlalu menggigit semakin menambah nikmat saat menyantapnya.

Setiap harinya, Bebek Borromeus ini mulai berjualan pukul 17.00 WIB sampai habis.  Bagi yang ingin mencicipi Bebek Ali ini harap datang setelah waktu buka karena kadang pukul 19.00 WIB pun stok bebeknya sudah ludes terjual habis.

Jadi siapa yang lapar, lima kuliner kaki lima di atas jadi rekomendasi kelas ‘dewa’ buat kamu semua..

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar