Yamaha

Cara Menjaga Anak dari Serangan Kuman

  Rabu, 03 Mei 2017   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi kuman.(Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Anak-anak rentan terkena kuman sehingga berpotensi terkena berbagai penyakit. Perubahan gaya hidup salah satunya membuat kuman berevolusi menjadi semakin kuat.

Dokter spesialis anak Ariani Dewi Widodo menjelaskan salah satu alasan kuman berevolusi menjadi lebih kuat diakibatkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat.  

"Misalnya tidak menghabiskan sesuai dosis yang diberikan karena merasa kondisinya sudah membaik," kata Ariani seperti dikutip Antara, Selasa (2/5/2017).

 
Akibatnya, kuman yang seharusnya mati diserang "tentara antibiotik" justru menjadi kebal sehingga penyakit semakin lama sembuh.  

Ia mengingatkan kepada orangtua untuk selalu bertanya mana obat yang wajib dihabiskan bila membawa anak berobat ke dokter.  

"Pada sisi lain, manusia juga semakin lemah daya tahan tubuhnya karena perubahan gaya hidup," imbuh dia.  

Dari sisi nutrisi, asupan makanan masa kini  yang lazim mengandung zat pengawet menjadi salah satu alasan daya tahan manusia modern semakin menurun.  

Orangtua harus menyediakan makanan yang tinggi nutrisi demi menjaga daya tahan tubuh sang buah hati dari ancaman kuman dan virus yang ada di sekitar.  Perkembangan pesat teknologi juga membuat manusia lebih jarang bergerak dan berolahraga karena dimudahkan dengan segala fasilitas.

Zaman dulu, banyak anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa diantar. Ada yang berjalan kaki bila jaraknya dekat dari rumah, ada pula yang naik kendaraan umum.  

Saat ini sudah lazim mengantar anak hingga ke sekolah, bahkan ada yang sampai memanjakan dengan membawakan tas milik si anak hingga ke kelas. Biarkan anak bergerak dengan berjalan sendiri ke kelasnya sambil mencangklong ranselnya. 

Di rumah, orangtua juga dapat mengajarkan  anak untuk mandiri dengan tidak mengandalkan segala sesuatu pada orang lain, misalnya untuk hal sepele seperti mengambil air minum.  Kemudian, biasakan gaya hidup sehat seperti  mencuci tangan. Ia menambahkan frekuensinya bisa lebih sering bila ada orang terdekat yang sedang sakit.  

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar