Yamaha Lexi

BPBD Kota Cimahi Rancang Peta Rawan Bencana

  Jumat, 03 Februari 2017   Andres Fatubun
Ilustrasi peta rawan bencana. BNPB

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cimahi tengah menyiapkan peta rawan bencana yang bakal dijadikan pijakan pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan dan menanggulangi kejadian bencana.

Kepala BPBD Kota Cimahi, Dani Bastian, mengatakan peta tersebut direncanakan bakal rampung April mendatang. Ia mengungkap peta tersebut telah disusun sejak 2014.

"Saat ini kita perbaharui ulang. Kita juga melakukan pengecekan daerah-daerah mana saja yang rawan bencana," kata Dani, Kamis, (2/2/2017).

Dikatakan Dani, saat ini tim perancang peta tengah melakukan kajian, pencarian data, dan melakukan orientasi bersama dinas terkait.  Sementara itu, fasilitas yang digunakan BPBD Kota Cimahi hanya memanfaatkan kendaraan roda empat dan motor trail.

"Sebetulnya kita masih butuh fasilitas lain. Tapi tahun anggaran 2017 tidak ada penambahan fasilitas. Kita memanfaatkan fasilitas yang ada," ungkapnya

Dalam peta tersebut, tutur Dani, terdapat beberapa wilayah yang berpotensi terkena bencana, antara lain Cipageran, Citeureup, Cimahi Utara, Melong, dan Cimahi Selatan. Ia juga memetakan kondisi kebencanaan di tiga wilayah, masing-masing bagian utara, tengah, dan selatan.

Bagian utara Cimahi, sebut Dani, berpotensi longsor. Di bagian tengah, potensi bencana dinilai minim. Sementara di bagian selatan, potensi banjir mengintai. "Potensi banjir di selatan dan longsor di utara tidak terlalu besar. Namun kemungkinan bencana bisa terjadi tiap saat," kata dia. (Hengky Sulaksono)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar