Yamaha

Cimahi Masih Butuh 350 Guru SD

  Jumat, 21 Oktober 2016   Yatti Chahyati
ilustrasi (transparansipendidikan.blogspot.com)

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM - Ketersediaan tenaga pengajar atau guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Cimahi masih kurang. Disisi lain, perekrutan guru honorer juga tidak menjadi pilihan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah  Raga (Disdikpora) Kota cimahi, Dikdik Suratno Nugrawahan mengatakan, jika melihat siswa yang belajar di 124 SD Kota Cimahi, jumlah gurunya masih kurang mencukupi.

"Kalau melihat rasio ideal satu guru mengajar 27 siswa, kita masih kekurangan 350 guru lagi. Karena sekarang rata-rata, satu guru mengajar 45 sampai 50 siswa," tutur Dikdik, Jumat (21/10/2016).

Kebanyakan kebutuhan akan tenaga pengajar tersebut berada di sekolah negeri. Untuk melakukan pengangkatan guru honorer, pihaknya juga terbentur oleh ketersediaan anggaran.

"Guru honorer yang sudah direkrut sejak dulu juga kan nasibnya masih banyak yang belum jelas, berkaitan dengan honorer kategori II itu. Memang ada beberapa sekolah yang berinisiatif merekrut guru honorer, tapi kebanyakan sekolah masih mengandalkan kepada sumber pendanaan yang diatur di dalam BOS. Maksimal 15% masih boleh," katanya.

Dengan menimbang kebutuhan guru SD yang sangat besar itu, Dikdik berharap pemerintah pusat segera mengakhiri moratorium pegawai negeri sipil, khususnya untuk guru.

Dikdik melanjutkan, kendati masih kekurangan tenaga pengajar, namun pihaknya mencoba bertindak adil dengan melakukan pemerataan di semua sekolah. "Paling tidak, antara sekolah satu dengan sekolah lain tidak ada ketimpangan tenaga pengajar,"ucapnya. (Daneza)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar