Yamaha

Ahmad Nugraha : Pungli Kepsek Kenapa Baru Sekarang Bertindak?

  Jumat, 21 Oktober 2016   Yatti Chahyati
ilustrasi

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha mendukung upaya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberantas praktik pungutan liar di bidang pendidikan.

Namun Ahmad menilai pemberhentian 9 kepala sekolah (kepsek) tingkat SD dan SMP terlalu terburu-buru.

"Saya setuju, karena untuk memberangtas praktik pungli. Tapi harusnya ada mekanisme, jangan tiba-tiba menentukan 9 kepala sekolah itu dianggal melakukan pelanggaran," ujar Ahmad saat dihubungi via telepon, Jumat (21/10/2016).

Bahkan Ahmad menilai, hampir seluruh sekolah di Kota Bandung melakukan pelanggaran, seperti menjual seragam, buku pelajaran dan lainnya. Namun saat ini Pemkot bersama Inspektorat Bandung baru melakukan penyelidikan ke 19 sekolah dengan catatan 9 kepsek SDN dan SMPN, 5 kepsek SD mendapat skorsing serta 5 Kepsek SMAN direkomendasikan kepada gubernur untuk diberhentikan.

"Di sekolah manapun pasti melakukan perilaku itu. Mereka masih menjual buku dan biaya mutasi. Harusnya Walikota warning dulu kepada sekolah-sekolah. Kalai tidak diindahkan, nah baru dipecat," urainya.

Ahmad pun mempertanyakan sikap Ridwan Kamil yang baru sekarang membuka kedok pungli di bidang pendidikan. Pasalnya praktik tersebut dinilai Ahmad sudah berlangsung lama terjadi di sekolah-sekolah di Bandung.

"Sebetulnya kan aturan ini sudah sejak lama ada, bahkan sebelum Emil menjabat juga ini sudah berjalan. Tapi kenapa tidak sejak awal memimpin, tidak sekarang setelah tiga tahun meminpin," imbuhnya.

Ahmad pun menegaskan, pihaknya selalu mendukung upaya Pemkot Bandung untuk membumi hanguskan praktik pungli dan gravitasi. Namun ia berharal Emil lebih bersikap adil untuk memberikan keputusan yang menyangkut jabatan.

"Seharusnya ada surat peringatan terlebih dahulu, kalau enggak digubris ya diberhentikan. Jadi bukan seolah saya tidak mendukung, tapi ini saya lihat tidak berkeadilan," tandasnya.(Roni)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar