Yamaha

Pasar Modern Sepakat Bikin Laboratorium Mini

  Jumat, 21 Oktober 2016   Yatti Chahyati
KERJASAMA : Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pelaku usaha Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Kamis (20/10/2016) kemarin. (Ronny/Ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pelaku usaha Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Kamis (20/10/2016) kemarin.

Kepala Distan KP Eli Wasliah mengatakan, salah satu bentuk kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan pelaku usaha Pasar Modern dan Pasar Tradisional terkait Mini Laboratorium Food Security.

"Alhamdulillah, masing-masing pihak sudah berkomitmen untuk melaksanakan Mini Lab Food Security seperti apa yang diamanatkan pak wali kota," ujar Eli di kantor Distan KP, Jalan Arjuna, Kota Bandung.

Dijelaskannya, Kota Bandung sekarang ini memiliki 59 unit kategori Pasar Modern dan 33 unit kategori Pasar Tradisional. Dari re-grouping Pasar Modern, menghasilkan delapan holding company.

 "Dari delapan, per hari ini, baru enam holding company yang melakukan penandatanganan kerjasama. Sisanya nanti menyusul dan mereka sudah siap untuk melaksanakan Mini Lab Food Security," tuturnya.

Kehadiran Mini Lab Food Security, diharapkan Eli bisa membuat masyarakat merasa aman dalam mengkonsumsi pangan segar. Pasalnya selama ini, kasus penggunaan bahan kimia pada pangan segar masih kerap ditemui.

"Mini Lab Food Security sebagai early warning atau filter awal terhadap pengawasan pangan segar, meskipun kasus penggunaan bahan kimia berbahaya pada pangan segar di Kota Bandung terbilang minim," katanya.

Mini Lab Food Security, diharapkan ia sudah bisa hadir dipenghujung Oktober, terutama kepada mereka delapan holding company Pasar Modern. Sementara di Pasar Tradisional, pihaknya menargetkan bisa terwujud di tahun mendatang.

"Budgetnya, mereka yang menyediakan dengan anggaran kira-kira 15-20 juta. Nah untuk Pasar Tradisional akan dianggarkan melalui APBD," tandasnya.(Roni)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar