Yamaha

Naik Bisnis Perumahan di KBB

  Kamis, 20 Oktober 2016   Yatti Chahyati
ilustrasi

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM - Pemekaran Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Kabupaten Bandung, disusul pembangunan komplek perkantoran di Kecamatan Ngamprah berpengaruh besar terhadap bisnis perumahan.

Bahkan, setiap tahun peningkatan pembangunan perumahan meningkat sedikitnya 10 persen.

"Jika dilihat dari pemohon IMB perumahan, memang cukup tinggi tren kenaikannya, lebih dari 10 persen,"Tutur Kepala Bidang Pembangunan dan Pengendalian Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) KBB, Lucky Jamaludin, beberapa waktu lalu.

Kenaikan pembangunan komplek perumahan, dimungkinkan terjadi karena kebutuhan akan rumah juga meningkat.

Pemerintah KBB, setiap tahunnya mengeluarkan sedikitnya 300 Izin mendirikan bangunan (IMB), 100 diantaranya berasal dari pengusaha properti yang hendak membangun perumahan.

"Bukan berarti 100 IMB untuk perumahan itu dibangun 100 rumah, karena ada perbedaan IMB perumahan dengan rumah biasa. Untuk perumahan, satu IMB bisa untuk puluhan rumah, tergantung pengajuan dari pengusahanya. Misalkan, tahap pertama pembangunan komplek perumahan, pengusaha mengajukan 10 rumah, IMB nya tetap satu,"paparnya.

Lucky melanjutkan, ada beberapa kecamatan yang mengalami peningkatan pembangunan perumahan, seperti Padalarang, ngampah, Batujajar dan cihampelas.

"Terutama ngamprah dan Padalarang, karena dekat dengan komplek perkantoran, jadi pembangunan rumah meningkat. Kalau di KBU seperti Parongpong, justru jarang,"ujarnya.

"Di wilayah KBU, kebanyakan pengajuan IMB perumahan elite, mungkin karena proses pengajuan IMB nya lumayan panjang karena harus ada rekomendasi Provinsi, harga tanah juga lumayan tinggi,"tambahnya. (Daneza)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar