Yamaha

Banjir, UN Di Lima SD di Kab Bandung Dipindah

  Rabu, 18 Mei 2016   Yatti Chahyati
ilustrasi (danny/ayobandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Kegiatan ujian nasional (UN) di lima sekolah dasar di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung terpaksa dipindahkan karena ruang ujian terendam banjir luapan Sungai Citarum, Rabu(18/5/2016).

Kelima SD yang terpaksa mengalihkan ruang ujiannya itu yakni SDN 7 dan SDN 10 Dayeuhkolot, SD Negeri 1 dan 2 Bojongasih di Kecamatan Dayeuhkolot serta SD Negeri 2 Andir Kecamatan Baleendah.

Akibatnya, kegiatan UN di SDN 7 dan 10 Dayeuhkolot dipindahkan ke SD Negeri 2 Dayeuhkolot dan dua SD Bojongasih digabungkan ke SD Negeri 14 Dayeuhkolot. Sedangkan SD Negeri 2 Baleendah dipindah ke Aula Kesenian di Baleendah.

Genangan banjir yang merendam kelima sekolah dasar itu akibat hujan deras yang terjadi sepanjang Selasa (17/5/2016) di wilayah Bandung Raya, khususnya di kawasan hulu sungai Citarum.

Sementara itu pelaksanaan Ujian Nasional pada hari pertama dan kedua berjalan lancar, namun terjangan banjir yang terjadi pada Selasa malam mengharuskan pihak sekolah melalukan upaya pemindahan lokasi UN.

"UN pada hari Senin dan Selasa kemarin berjalan lancar, namun hari ini terendam banjir. Kami sudah memang sudah mengantisipasi, sehingga tadi pagi langsung melakukan relokasi ke SD Negeri 14 Dayeuhkolot," kata Situ Nur Rohmah, Kepala SD Bojongasih I.

Pihak sekolah telah melakukan upaya pemindahan sejak Rabu dinihari, serta mensosialisasikan kepada siswa untuk melakukan UN di SD terdekat.

Sementara itu banjir juga menggenang sejumlah kampung di Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot. Ribuan rumah kembali terendam akibat banjir di kawasan itu antara lain di Kelurahan Baleendah dan Andir Kecamatan Andir, kemudian Desa Dayeuhkolot, Bojong Asih di Kecamatan Dayeuhkolot serta di kampung Cipagalo Kecamatan Bojongsoang.

Ketinggian air berkisar 50 centimeter hingga satu meter. Selain itu banjir luapan Sungai Citarum juga menggenang ruas jalan Baleendah-Dayeuhkolot sehingga arus lalu lintas terpaksa dipindahkan ke jalur Baleendah - Bojongsoang.

Banjir juga menggenang ruas jalan Ciparay-Majalaya tepatnya di Desa Manggungharja Kecamata Ciparay setinggi 75 centimeter pada pagi hari. Akibatnya kendaraan kecil tidak bisa melintas di jalur itu. Banjir luapan dari saluran air di daerah itu berlangsung hingga siang hari.

Luapan Citarum juga terjadi di kawasan Majalaya sehingga ruas jalan Majalaya depan persimpanga Majalaya Theater terputus akibat genangan setinggi satu meter.(*)

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar