Yamaha

Murah, Beras TTI Diburu Warga

  Selasa, 17 Mei 2016   Yatti Chahyati
BERAS : Salah satu pedagang beras menunjukan berar ITT yang dijual murah di pasar. (Guntur/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Beras Toko Tani Indonesia (TTI) yang dijual di kios milik Agus Hambani di Pasar Atas Kota Cimahi sangat diminati warga. Sebanyak 379 kg beras yang disediakan ludes terjual dalam dua hari.

Agus mengatakan, satu kantong plastik beras berisi 2 kg dengan harga Rp 7.500/kg. Karena peminatnya sangat banyak, dirinya harus membatasi pembelian, tiap orang hanya boleh membeli beras TII ini dua kantong plastik.

" Laku keras, pembelinya banyak. Baru dilucurkan hari Minggu (15/5/2016) kemarin. Kita dapat kiriman sebanyak 379 kg tapi sekarang sudah habis, "ucap Agus.

Dia mengaku, harga beras cukup terjangkau oleh masyarakat dari kalangan menengah ke bawah namun kualitasnya setara dengan beras jenis premium yang harganya Rp 9.500/kg.

" Yang datang ke kios tanya-tanya beras apa ini, lalu saya jawab beras program pemerintah. Karena harganya cukup terjangkau jadi yang belinya juga langsung dua bungkus, " terangnya.

Namun dia mengeluh karena penjualan beras jenis biasa sedikit menurun karena masyarakat beralih membeli beras TII. Setiap satu kantong beras, Agus mendapat untung Rp200, " Kalau dikatakan untung, ya tidak juga karena dari sananya dijual Rp7.300 perkilogram. Itung-itung bantuin jualin beras murah buat masyarakat, " katanya.

Agus belum tahu setelah beras ini habis, apakah akan mendapat kiriman lagi dari Gapoktan. Sebab masih ada pembeli yang menanyakan kapan akan menjual beras murah seperti ini lagi.

" Belum tahu bakal ada kiriman lagi atau engga, ya harusnya sih ada lagi sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan atau sembako murah untuk masyarakat. Apalagi nanti menjelang bulan puasa, harga-harga termasuk beras pasti akan naik, " paparnya.

Mestinya, pelucuran beras TTI di Pasar Atas Cimahi ini dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Minggu sore.  namun secara mendadak, Amran tidak bisa hadir ke Cimahi.

" Rencananya akan diluncurkan langsung oleh menteri, tapi jam 11 siang ada yang menelepon kalau menterinya ga jadi ke Cimahi. Karena menterinya ga jadi datang, jadi saya langsug jual aja ke masyarakat, " tuturnya.(guntur)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar