Yamaha Mio S

Sopir Malah Ngetem Di Luar, Terminal Cimindi Justru Sepi

  Senin, 25 Januari 2016   Yatti Chahyati
SEPI :Meski terminal sudah di resmikan Wali Kota Cimahi, namun kondisi terminal CImindi hingga saat ini masih sepi. (Guntur/AyoBandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Belum seminggu diresmikan, terminal Cimindi Kota Cimahi yang harusnya bisa mengatasi kemacetan ternyata masih sepi.

Bahkan jauh dari perkiraan, pasalnya masih banyak supir angkutan yang milih menunggu penumpang di pinggir jalan daripada masuk ke terminal.

Meski ada angkot yang menggunakan terminal, namun jumlahnya tidak sebanyak yang ngetem di luar terminal. Seperti biasa, penumpukan kendaraan terlihat di sekitar pertigaan menuju jalan Mahar Martanegara.

Beragam alasan disampaikan pengemudi angkot, mulai dari  terminal tidak representatif, sampai kurangnya personil Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertugas di lapangan sehingga tidak bisa mengatur semua angkutan umum yang ada.

Kepala Teminal Cimindi, Jakaria mengaku sudah melakukan himbauan kepada sopir angkutan umum. Namun karena jumlah personelnya sedikit, pihaknya sering kewalahan mengatur sopir angkutan umum yang ngetem di luar terminal.

"Kami (petugas Dishub) yang ada di terminal sudah sering menghimbau, tapi sopir angkotnya tetap tidak mau," ujarnya saat ditemui di kawasan Terminal Cimindi, Senin (25/1/2016).

Dia mengatakan, alasan yang kerap dilontarkan dari sopir angkot sangat beragam, mulai dari sepinya penumpang sampai luas terminal.

"Sopir angkot merasa lebih mudah cari penumpang di pertigaan. Saya sering kewalahan, makanya saya selalu melapor ke atasan mengenai hal ini, karena saya bingung harus menindaknya seperti apa," katanya.

Sementara itu, salah seorang sopir angkutan umum, Aceng ,32, membenarkan alasan dirinya memilih ngetem di luar terminal karena jika di terminal sepi penumpang. Disamping itu, kurang luasnya terminal dirasa tidak akan cukup menampung seluruh angkutan umum.

"Iya memang ada terminal, tapi kalau ga ada penumpangnya gimana? Belum lagi luas terminalnya sangat kecil," tutur supir angkot jurusan Cimindi - Cipatik itu.

Kadishub Kota Cimahi, Ison Suhud mengakui banyak kendala yang dihadapi terkait pengoperasian Terminal Cimindi. Kata dia, saat ini pengoperasian terminal masih dalam tahap percobaan. Tentunya masih banyak hal yang harus dievaluasi, seperti penambahan petugas yang ditempatkan di sekitar terminal.

Permasalahan lainnya adalah mental para supir angkot yang masih belum sepenuhnya memahami tujuan dibuatnya terminal. "Jadi mereka masih menganggap kalau sudah bayar retribusi Rp1000 jadi sudah tidak perlu masuk terminal," ungkapnya.

Meski rutin melakukan imbauan, ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya itu terus menerus kepada semua pihak termasuk supir angkot dan organdanya.

Disinggung mengenai keluhan sopir angkutan umum yang mengkritisi kurang luasnya terminal, dirinya belum berpikir memperluas area terminal.

"Belum terpikir untuk memperbesar area terminal karena di Cimahi ini sangat susah mencari lahannya. Kami akan memaksimalkan terminal yang ada," pungkasnya. (guntur)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar