Yamaha Lexi

Mulai Maret Pemerintah Larang Minyak Curah Diedarkan

  Senin, 25 Januari 2016   Yatti Chahyati
ilustrasi (http://seputarhargaterkini.com)

 

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM - Untuk lindungi konsumen, mulai 27 Maret mendatang pemerintah pusat melarang peredaran minyak goreng curah.

"Ini untuk melindungi konsumen, dan menjamin kualitas, isi dan, bobot minyak yang dikonsumsi warga," ujar Kepala Dinas Koperasi  Industri Perdagangan dan‎ KUKM (DiskoperindagUKM) Kota Bandung, Erik M.Attaurik, kepada wartawan, Senin (25/1/2016).

Untuk itu, Erik mengatakan, setelah minyak curah dilarang, maka akan diganti dengan minyak goreng kemasan. Menurut Erik, pada tanggal 27 Maret, peredaran minyak curah akan ditarik serentak di seluruh Indonesia.

"Karena ini merupakan peraturan dari pemerintah pusat. Jadi diberlakukan bukan hanya di Kota Bandung," tambahnya.

Di Kota Bandung sendiri, lanjut Erik, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan pengusaha minyak goreng itu sendiri.

"Kami melakukan sosialisasi kepada pengusaha minyak curah dan kemasan. Karena, ketika minyak curah dilarang, maka ‎keberadaan minyak kemasan harus dijamin keberadaannya agar bisa memenuhi kebutuhan," tambahnya. ‎

Erik menambahkan, pada umumnya masyarakat tidak keberatan dengan pengalihan minyak curah ke minyak kemasan.

"Hanya saja, masyarakat meminta, agar disiapkan minyak dengan kemasan 1/2 kilogram. Karena yang selama ini beredar, kan yang kemasan 1 liter dan 2 liter," paparnya.

Soal harga, lanjut Erik, nanti akan disesuaikan dengan harga minyak kemasan. Sehingga, sambungnnya, nantinya bisa mepengaruhi laju ekonomi.

"Itu memang harus kita lakukan, terutama karena kan kita sudah mesuki MEA. Sehingga seharusnya, semua prouk yang dihasilkan berstandar internasional," pungkasnya.(anjani)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar