Yamaha Lexi

LTR Kab Bandung Tak Jelas

  Sabtu, 23 Januari 2016   Yatti Chahyati
Ilustrasi

BANDUNG,AYOBANDUNG.COM-  Rencana pemerintah untuk membangun LRT (Light Rail Transit) sebagai penghubung kereta cepat Bandung- Jakarta di wilayah Kabupaten Bandung, hingga saat ini tak jelas rimbanya.

Bahkan diungkapkan angggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Firman B Soemantri hingga saat ini tidak ada pembicara di lingkungan pemerintah pusat, provinsi apalagi daerah prihal LTR itu.

“Semuanya baru kabar belum ada pembicaran lanjut. Padahal kalau tidak ada LRT atau transportasi umum yang memadai ke Stasiun kereta api cepat, penumpang dari Jakarta bisa menumpuk di stasiun, begitupun calon penumpang akan kesulitan ke stasiun," tuturnya, Jumat (22/1/2016).

Oleh karenanya pihaknya akan meminta keterangan dari pemerintah daerah, sejauh mana LTR itu di pemerintah daerah.

"Nanti kita akan meminta keterangan instansi terkait mengenai rute juga bentuk LRTnya,"ujarnya.

Masih menurut Firman, berdasarkan kabar, LRT di Kab Bandung akan menghubungkan Bojongsoang-Banjaran - Soreang - Majalaya dan Cileunyi. "Tapi belum jelas juga jalur mana yang akan dipakai untuk LRT ini,"ucapnya.

Di wilayah tersebut, dikatakan Firman sebenarnya sudah ada jalur kereta existing, yakni ex jalur kereta api menuju Ciwidey. Jika mau menggunakan jalur tersebut, maka pemerintah juga harus memikirkan beberapa permasalahan yang akan dihadapi.

Karena jalur kereta menuju Ciwidey sudah lama tidak digunakan, dan saat ini banyak masyarakat yang membangun rumah diatas rel ex kereta Ciwidey.

"Harus ada pembebasan dulu, jika tidak bisa timbul gejolak di masyarakat yang mempunyai rumah diatas bekas rel Kereta Ciwidey," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandun, Teddy Kusdiana mengaku belum mendapat informasi jelas pembangunan LRT tersebut.

"Konsep dari dinas perhubungan masuh dikaji dalam Pembahasan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Bandung," ujarnya.

Sama halnya dengan Firman, Teddy juga merasa khawatir jika LRT dibanggun diatas ex jalur kereta Ciwidey, mengingat sudah banyak Masyarakat yang mendirikan rumah selama puluhan tahun.

"Pembangunan jalur LRT dan pemberhentiananya pun harus diperhitungkan dengan kondisi sosial dan geografisnya," tandasnya.(Daneza)

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar