Yamaha

Oded, Takut Bandung Rawan Pangan

  Rabu, 23 Desember 2015   Yatti Chahyati
ilustrasi (https://sebandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -  Tak memiliki lahan pertanian yang luas, membuat Wakil Wali Kota Bandung Oded M Daniel ketakutan.

Oded mengaku takut dengan kondisi tersebut, Bandung akan menjadi kota rawan pangan.

" Saya ingin para ahli pertanian berbagi rumus untuk Pemkot Bandung, agar Kota Bandung tidak tergolong kota rawan pangan, " tuturnya dalam usai membuka sidang tahunan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) tingkat Kota Bandung di Hotel Serela, Rabu (23/12/2015).

Dikatakannya, dengan adanya DKP bisa menjadi perhatian khusus untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung.

" Saya melihat, Bandung masih memiliki lahan-lahan atau sawah untuk meningkatkan pangan, walaupun tidak sebanyak di Kabupaten. Namun  Bandung memiliki teknologi dan ahli dalam bidang pertanian, " paparnya.

Oded mencontohkan jika Prof. Mubiar Kartasasmita seorang guru besar ITB yang berhasil meningkatkan pangan, yang biasanya dalam satu hektar bisa menghasilkan 5 ton menjadi 8 hingga 10 ton.

" Inilah yang saya sampaikan tadi, semoga Prof Mubiar dan teman-temannya bisa bekerjasama dengan Dinas Pertanian Bandung," ujarnya

Untuk mencegah terjadinya rawan pangan di Kota Bandung, Oded berpendapat jika semua berawal dari prinsip pola makan. Ia yakin bahwa kebutuhan karbohidrat dari nasi bisa diganti dengan umbi-umbian, kentang dan lainnya.

Selain itu juga ia menyarankan kepada warga Bandung untuk memperbanyak pola makan sehat, melaksanakan One Day No Rice dan Urban Farming

" Saya melihat urban farming ini menjadi sebuah point. Kalau masyarakat sadar pentingnya sayur dan buah, minimal mereka bisa menanam tanaman untuk keluarganya sendiri,"  ucapnya. (anjani)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar