Yamaha

Bullying Harus Dihadapi Positif Agar Anak Semakin Tangguh

  Rabu, 12 Agustus 2015   
Ilustrasi (gametime.com)

 

Jakarta - Aksi bullying terutama di dunia pendidikan masih dirasakan anak-anak. Tidak sedikit karena aksi bullying membuat sang korban mendapat masalah terutama tekanan mental.

Artis Shahnaz Haque menganggap bullying pada anak bukan untuk dihindari tetapi dihadapi secara positif supaya anak menjadi lebih tangguh tapi dengan syarat mendapat bimbingan dari orang tua

"Saya sering katakan pada anak-anak perempuan saya, Gatotkaca saja harus diceburkan ke kawah candradimuka supaya tangguh. Jadi, saya memotivasi anak-anak supaya menganggap 'bullying' sebagai kawah candradimuka," kata Shahnaz Haque, Rabu (12/8/2015)

Shahnaz mengatakan "bullying" terjadi bila ada anak yang berbeda dengan kelompoknya. Perbedaan tersebut antara lain seperti seperti kondisi fisik, kecerdasan bahkan jenis kelamin.

Shahnaz mengatakan salah satu hal yang penting dalam memotivasi anak dengan adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Menurut dia, anak harus dibuat senang dan nyaman terlebih dahulu agar apa yang disampaikan orang tua dapat menerap

"Saya katakan pada mereka, cantik itu relatif tetapi jelek itu mutlak. Tersenyumlah maka kamu akan menjadi cantik," jelasnya.

Senior Brand Manager Pepsodent Varina Merdekawati mengatakan pihaknya melakukan kampanye untuk menanggulangi bullying karena melihat kegelisahan para ibu terhadap perkembangan anak-anaknya yang menginjak usia praremaja dan mengalami "peer pressure" dan "bullying".

"Apa yang dialami anak-anak saat ini tentu berbeda dengan yang dihadapi orang tua dulu saat kecil karena ada perbedaan zaman. Karena itu kami menginisiasi kampanye ini dengan mengajak menyelesaikan masalah dengan tersenyum," katanya.

Varina mengatakan perbedaan permasalahan antara anak dengan orang tua di masa kecil menjadi tantangan bagi orang tua di masa sekarang karena mereka belum mengetahui bagaimana cara menghadapi masalah tersebut.

Bullying Harus Dihadapi Positif Agar Anak Semakin Tangguh

Jakarta  - Aksi bullying terutama di dunia pendidikan masih dirasakan anak-anak. Tidak sedikit karena aksi bullying membuat sang korban mendapat masalah terutama tekanan mental.

Artis Shahnaz Haque menganggap bullying pada anak bukan untuk dihindari tetapi dihadapi secara positif supaya anak menjadi lebih tangguh tapi dengan syarat mendapat bimbingan dari orang tua

"Saya sering katakan pada anak-anak perempuan saya, Gatotkaca saja harus diceburkan ke kawah candradimuka supaya tangguh. Jadi, saya memotivasi anak-anak supaya menganggap 'bullying' sebagai kawah candradimuka," kata Shahnaz Haque, Rabu (12/8/2015)

Shahnaz mengatakan "bullying" terjadi bila ada anak yang berbeda dengan kelompoknya. Perbedaan tersebut antara lain seperti seperti kondisi fisik, kecerdasan bahkan jenis kelamin.

Shahnaz mengatakan salah satu hal yang penting dalam memotivasi anak dengan adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak. Menurut dia, anak harus dibuat senang dan nyaman terlebih dahulu agar apa yang disampaikan orang tua dapat menerap

"Saya katakan pada mereka, cantik itu relatif tetapi jelek itu mutlak. Tersenyumlah maka kamu akan menjadi cantik," jelasnya.

Senior Brand Manager Pepsodent Varina Merdekawati mengatakan pihaknya melakukan kampanye untuk menanggulangi bullying karena melihat kegelisahan para ibu terhadap perkembangan anak-anaknya yang menginjak usia praremaja dan mengalami "peer pressure" dan "bullying".

"Apa yang dialami anak-anak saat ini tentu berbeda dengan yang dihadapi orang tua dulu saat kecil karena ada perbedaan zaman. Karena itu kami menginisiasi kampanye ini dengan mengajak menyelesaikan masalah dengan tersenyum," katanya.

Varina mengatakan perbedaan permasalahan antara anak dengan orang tua di masa kecil menjadi tantangan bagi orang tua di masa sekarang karena mereka belum mengetahui bagaimana cara menghadapi masalah tersebut.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar