Yamaha Lexi

Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan Dan Manajemen Risiko BJB

  Jumat, 29 Mei 2015   Yatti Chahyati
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) bersalaman dengan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB terpilih Agus Mulyana (kanan) disaksikan Direktur Utama Ahmad Irfan (kedua kanan) dan Direktur Mikro Agus Gunawan seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB) Bank BJB tahun 2015 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/5).
 
Bandung - Agus Mulyana ditunjuk menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPS LB) Bank Jabar Banten(BJB) yang digelar di Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung, Jumat(29/5/2015).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan perubahan jajaran pengurus terutama pengangkatan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko dilakukan tanpa ada kendala.

"Agenda hari ini pengangkatan Direktur Kepatuhan karena kosong lalu kita ajukan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dua orang. Dan kemudian OJK meluluskan Pak Agus Mulyana, jadi hanya dijelaskan prosesnya diajukan tidak ada pertanyan dan komentar apa-apa lalu ketok palu, selesai," katanya usai RUPS LB.

Salah satu tugas dari Agus Mulyana adalah meningkatkan presentase kepatuhan dan kehati-hatian yang menjadi fungsi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko. "Direktur fungsi menata dan menganalisa ilmiah apakah kredit perlu dikeluarkan atau tidak. Memang ada gambling, tapi kalau ada hitung-hitungannya, maka gambilng itu jadi sedikit kalau itu jadi kredit macet," ucapnya.

 Pria yang akrab disapa Aher ini optimis kredit macet Bank BJB bisa menurun bahkan menembus dibawah angka 4 persen. "Kredit macet bagian dari kehidupan perbankan kalau macet banget itu jadi masalah. Besar NPL (Non Performing Loan) dibawah 4 persen meski ada kemacetan akan tetapi bagus karena semua perbankan ada kemacetan. Semoga target tersebut bisa tercapai," tutupnya.(bal)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar