Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Puasa Muharram

- Senin, 9 Agustus 2021 | 13:10 WIB
Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Puasa Muharram.
Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Puasa Muharram.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ibadah sunnah yang bisa dilakukan umat Islam bulan ini salah satunya adalah puasa Muharram. Puasa di bulan ini bisa dilakukan sehari, dua hari, atau sepanjang bulan Muharram apabila tidak memberatkan.

Imam An Nawawi menjelaskan dalam kitabnya al-Minhaj Syarhu Shahih, hari-hari bulan Muharram yang lebih utama untuk berpuasa adalah sepuluh hari pertama Muharram termasuk hari Tasua (9 Muharram), hari Asyura (10 Muharram), dan 11 Muharram.

Berikut jadwal puasa Muharram:

9 Muharram     : Rabu 18 Agustus
10 Muharram   : Kamis 19 Agustus 
11 Muharram   : Jumat 20 Agustus

Founder Aswaja Muda, Ahmad Muntaha AM, mengatakan dikutip Republika dari situs NU Online, puasa Muharram dinilai penting karena Muharram merupakan bulan pertama mengawali tahun Hijriah. Puasa pada bulan Muharram menjadikan ibadah puasa yang utama. 

عَنْ ‏‏أَبِي هُرَيْرَةَ ‏‏رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ‏‏قَالَ : ‏قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏: " ‏أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

Diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda, “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam.” (HR Muslim).

Selain itu, berpuasa Muharram walaupun satu hari, pahalanya sama seperti puasa 30 hari. Ini berdasarkan dari riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: 

   صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومن صام يوما من المحرم فله بكل يوم ثلاثون حسنة

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X