Banyak Ulama Wafat Jadi Tanda Kiamat, Ini Penjelasan Cendekiawan Muslim

- Senin, 26 Juli 2021 | 14:14 WIB
Ilustrasi -- Angka kematian akibat Covid-19 terus bertambah. Bahkan beberapa hari terakhir kabar duka orang-orang meninggal setelah terpapar virus Covid-19 semakin sering terdengar.
 
 Termasuk kabar duka sejumlah ulama di Tanah Air yang wafat setelah terinfeksi Covid-19. Apakah ini semua pertanda semakin dekatnya kiamat? 
Ilustrasi -- Angka kematian akibat Covid-19 terus bertambah. Bahkan beberapa hari terakhir kabar duka orang-orang meninggal setelah terpapar virus Covid-19 semakin sering terdengar. Termasuk kabar duka sejumlah ulama di Tanah Air yang wafat setelah terinfeksi Covid-19. Apakah ini semua pertanda semakin dekatnya kiamat? 

LENGKONG, AYOBANDUNG,COM -- Angka kematian akibat Covid-19 terus bertambah. Bahkan beberapa hari terakhir kabar duka orang-orang meninggal setelah terpapar virus Covid-19 semakin sering terdengar.

Termasuk kabar duka sejumlah ulama di Tanah Air yang wafat setelah terinfeksi Covid-19. Apakah ini semua pertanda semakin dekatnya kiamat? 

Cendekiawan Muslim yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasaruddin Umar, mengingatkan umat untuk bermuhasabah dan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. 

Menurutnya kondisi yang terjadi saat ini merupakan proses pembelajaran bagi setiap manusia khususnya bangsa Indonesia agar dapat menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. 

Melaksanakan perintah agama dan meninggalkan segala yang dilarang agama. Selain itu menurutnya pandemi Covid-19 telah mengajarkan setiap orang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan melepaskan ego diri atau kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok. Sebab menurutnya Alquran juga telah menjelaskan bahwa setiap kerusakan di muka bumi tidak lepas dari ulah tangan manusia.

Prof Nasaruddin mengatakan Rasulullah telah menginformasikan tentang tanda-tanda kecil semakin dekatnya kiamat. Di antaranya adalah meninggalnya para ulama dan merebaknya penyakit menular. 

Meski demikian tidak satu pun orang mengetahui kapan terjadinya kiamat. Karena itu, Prof Nasaruddin mengajak umat untuk bermuhasabah dan memohon ampun kepada Allah. 

"Ada hadits nabi, matinya seorang ulama itu lebih buruk daripada hilangnya sebuah etnik atau suku. Jadi ini juga salah satu tanda-tanda kecil hari kiamat sudah akan tiba itu merebaknya penyakit menular secara massif yaitu namanya epidemi, epidemi makin merajalela," kata Prof Nasaruddin bebrapa waktu lalu.  

Prof Nasaruddin mengajak umat untuk membangun kesadaran kolektif memperbanyak zikir, istighasah, membaca qunut nazilah, berdoa bersama keluarga, memperbanyak shalat sunnah, menjalin silaturahim, muhasabah dan muraqabah.  

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Doa Naik Kendaraan Supaya Selamat di Perjalanan

Senin, 20 September 2021 | 06:53 WIB

Apa Hukum Berambut Gondrong bagi Laki-laki ?

Minggu, 19 September 2021 | 10:30 WIB

Sunah Rasul Malam Jumat Bukan Anjuran Nabi Muhammad

Kamis, 16 September 2021 | 21:58 WIB

Ciri Wanita Penghuni Surga Menurut Islam

Kamis, 16 September 2021 | 12:49 WIB

Amalan dan Doa agar Lepas dari Cengkraman Utang

Rabu, 15 September 2021 | 23:30 WIB

Bolehkan Mengubur Suami Istri dalam Satu Liang Lahad ?

Rabu, 15 September 2021 | 06:22 WIB

Doa Ketika Hujan Lebat, Agar Terhindar dari Bencana

Selasa, 14 September 2021 | 12:04 WIB

Ragam Hukum Ibadah Haji di Masa Pandemi

Selasa, 14 September 2021 | 07:29 WIB

Doa Masuk dan Keluar WC, serta Doa Setelah Buang Air

Senin, 13 September 2021 | 08:59 WIB

Safar Dianggap Bulan Sial? Ini Doa Awal Bulan Safar

Kamis, 9 September 2021 | 06:42 WIB
X