Sejarah, Makna, dan Tradisi Kurban, bagi Umat Islam di Indonesia

- Rabu, 21 Juli 2021 | 18:30 WIB
Aktivitas petugas pemotong hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom, Jalan Arjuna, Kota Bandung, Rabu, 21 Juli 2021. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan pemotongan hewan kurban pada H+1 hari raya Iduladha di RPH untuk meminimalisir kerumunan yang menjadi salah satu indikator penyebaran Covid-19.
Aktivitas petugas pemotong hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom, Jalan Arjuna, Kota Bandung, Rabu, 21 Juli 2021. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan pemotongan hewan kurban pada H+1 hari raya Iduladha di RPH untuk meminimalisir kerumunan yang menjadi salah satu indikator penyebaran Covid-19.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM - Ibadah kurban menjadi ibadah yang dilakukan oleh sebagian muslim di Indonesia setiap tahunnya.

Ibadah yang dilakukan bersamaan dengan salat Iduladha dan haji ini tentunya memiliki makna yang sangat mendalam dalam kehidupan. Adapun kurban di tahun ini bisa dilakukan pada hari tasyrik yakni pada 20-23 Juli 2021.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), kurban berarti mempersembahkan kepada Tuhan (seperti biri-biri, sapi, unta yang disembelih   pada hari raya lebaran haji).

Dalam syariat islam, kurban atau proses penyembelihan hewan ini biasanya dilakukan di waktu duha atau saat matahari naik sepenggalahan. Perintah agar masyarakat Muslim untuk berkurban juga terdapat dalam surah Al-Hajj ayat 36.

Meskipun umat muslim sudah banyak yang melaksanakan ibadah kurban, namun tidak menutup kemungkinan jika masih banyak yang tidak tahu asal muasal ibadah kurban ini lahir sebagai sebuah perintah ibadah.

Berikut Ayobandung.com merangkum sejarah dan makna kurban.

Sejarah kurban

Mengutip dari jurnal berjudul Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ibadah Kurban Kolektif  karya Yajusmandijelaskan bahwa sejarah kurban sangat lekat dengan peristiwa yang terjadi pada Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim hidup di zaman persimpangan pandangan tentang manusia dan kemanusiaan. Kisah kurban ini berawal dari Nabi Ibrahim yang diuji oleh Allah untuk mengorbankan putranya yakni Nabi Ismail.

Dengan pergorbanan yang sangat besar karena Nabi Ismail merupakan putranya yang sangat didambakan, akhirnya Allah mengantikan Nabi Ismail dengan seekor domba. Hal tersebut menjadi bukti kasih sayang Allah swt terhadap hambanya yang ikhlas, rela menyerahkan putra yang paling disayanginya untuk Tuhannya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Doa Naik Kendaraan Supaya Selamat di Perjalanan

Senin, 20 September 2021 | 06:53 WIB

Apa Hukum Berambut Gondrong bagi Laki-laki ?

Minggu, 19 September 2021 | 10:30 WIB

Sunah Rasul Malam Jumat Bukan Anjuran Nabi Muhammad

Kamis, 16 September 2021 | 21:58 WIB

Ciri Wanita Penghuni Surga Menurut Islam

Kamis, 16 September 2021 | 12:49 WIB

Amalan dan Doa agar Lepas dari Cengkraman Utang

Rabu, 15 September 2021 | 23:30 WIB

Bolehkan Mengubur Suami Istri dalam Satu Liang Lahad ?

Rabu, 15 September 2021 | 06:22 WIB

Doa Ketika Hujan Lebat, Agar Terhindar dari Bencana

Selasa, 14 September 2021 | 12:04 WIB

Ragam Hukum Ibadah Haji di Masa Pandemi

Selasa, 14 September 2021 | 07:29 WIB

Doa Masuk dan Keluar WC, serta Doa Setelah Buang Air

Senin, 13 September 2021 | 08:59 WIB

Safar Dianggap Bulan Sial? Ini Doa Awal Bulan Safar

Kamis, 9 September 2021 | 06:42 WIB
X