Tata Cara, Niat, dan Doa Salat Iduladha di Rumah

- Selasa, 20 Juli 2021 | 05:04 WIB
Ibadah salat di rumah.
Ibadah salat di rumah.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaksanaan salat Iduladha di wilayah yang Covid-19 tak terkendali dianjurkan untuk dilaksanakan di rumah. 

Hal ini sesuai dengan Tausiyah MUI bernomor Kep-1440/DP-MUI/VII/2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Ibadah, Salat Iduladha, dan Penyelenggaraan Kurban bagi masyarakat Muslim di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Lantas bagaimana tata cara pelaksanaan salat Iduladha di Rumah? Merujuk pada Fatwa MUI 28 Tahun 2020 Tentang Panduan Kaifiat Takbir Dan Salat  Idulfitri Saat Pandemi Covid-19. Dalam konteks salat Iduladha, Tausiyah tersebut menyatakan bahwa  pelaksanaan takbir hingga salat Iduladha merujuk pada fatwa tersebut. 

Bahwa boleh dilaksanakan di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid), terutama yang berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali. Berikut ini tata cara sholat Idul Adha:   

Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niám Sholeh, menjelaskan sunnah haiat dan juga tata cara salat  Iduladha tetap tidak berubah, tidak ada perubahan.  Sunnah haiat adalah sunah yang ada di dalam salat, yang jika anda tidak mengerjakannya maka tidak disunahkan untuk sujud sahwi.

Bahkan untuk bab sunnahnya sebelum pelaksanaan salat Id juga tidak berubah. Misalnya, seperti disunnahkan mandi terlebih dahulu, memakai pakaian putih yang terbaik, dan memakai wewangian, serta tidak dianjurkan untuk makan terlebih dahulu, berbeda dengan sebelum melakukan sholat  Idul Fitri.  

Untuk pelaksanaan dan tata cara salat Ied di Hari Raya Iduladha, dia menyebutkan bahwa tata caranya tetap sama seperti yang tertuang dalam fatwa MUI.  

Waktu pelaksanaannya dimulai setelah terbit matahari dan diutamakan saat masuk waktu Dhuha sampai sebelum masuk waktu Zuhur. Berikut tata cara  melakukan sholat  Ied dalam kondisi pemberlakuan PPKM Darurat berlangsung:

1. Salat  dimulai dengan menyeru اَلصَّلَاةُ جَامِعَةً "ash-shalaata jaami‘ah", tanpa azan dan iqamah.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

X