Selain Pergi Haji, Lakukan 5 Cara Ini untuk Meraih Keutamaan Hari Arafah

- Rabu, 14 Juli 2021 | 08:02 WIB
Ilustrasi--Dzikir pagi dan petang.
Ilustrasi--Dzikir pagi dan petang.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah hari-hari penuh berkah. Apalagi hari kesembilan, yang dikenal juga sebagai hari Arafah. Ada berbagai cara untuk meraih keutamaan hari arafah selain pergi haji.

Dilansir Republika.co.id dari About Islam, untuk menunjukkan pentingnya sepuluh hari pertama Dzulhijjah, Nabi Muhammad (SAW) mengatakan, “Tidak ada hari yang amal shalehnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini.”  Orang-orang bertanya, “Bahkan tidak berjihad karena Allah?”  Dia berkata, “Tidak juga jihad karena Allah, kecuali dalam kasus seorang pria yang keluar, menyerahkan dirinya dan hartanya untuk jalan (Allah), dan kembali tanpa membawa apa-apa” (HR. Bukhari)

Lalu apa saja yang harus dilakukan agar memperoleh keutamaan hari Arafah? Berikut adalah cara yang diajarkan Nabi terutama selama 10 hari yang diberkahi dan selama hari Arafah:

Tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil

Empat jenis dzikir ini harus dibaca sebanyak mungkin pada hari Arafah. Tahlil atau membaca “Laa ilaaha il-lal-laah”, Tahmid atau membaca “Alhamdulillah”, Tasbih atau membaca "Subhanallaah" dan Takbir atau membaca “Allahu Akbar”.

Membaca Alquran

Meskipun seseorang harus membaca Alquran setiap hari, hari Arafah ini memiliki keutamaan khusus karena setiap perbuatan baik dikalikan dan ayat-ayat Alquran itu mencari pengampunan Allah

Berdoa

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Doa yang paling utama adalah doa pada hari Arafah, dan yang paling baik dari apa yang saya dan para nabi sebelum saya katakan, “Tidak ada yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, Dia Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya.” , kepunyaan-Nya kerajaan dan kepunyaan-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. Tirmidzi)

Berdoalah sebanyak yang Anda bisa. Carilah pengampunan Allah dan mintalah semua yang Anda inginkan! Teruslah berdoa sampai waktu berbuka (Maghrib) tiba. Imam Muslim meriwayatkan dari `Aisyah bahwa Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata, “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan lebih banyak budak dari neraka daripada yang Dia lakukan pada hari Arafah.”

Puasa

Puasa adalah salah satu ibadah yang paling penting selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, terutama pada hari Arafah.  Puasa Arafah menghapus dosa kita selama dua tahun penuh, setahun yang lalu dan yang akan datang.

“Barang siapa yang berpuasa dengan ikhlas di hari Arafah, maka akan diampuni dosa-dosanya setahun yang lalu dan yang akan datang.”  (HR. Muslim)

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Apa Perbedaan Adzan dan Iqamah?

Jumat, 3 Desember 2021 | 11:31 WIB

Apakah Memegang Kucing Membatalkan Wudhu?

Jumat, 26 November 2021 | 11:20 WIB

Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh Desember 2021

Minggu, 21 November 2021 | 13:00 WIB

Macam-macam Sholat Sunnah dan Bacaan Niatnya

Selasa, 16 November 2021 | 10:00 WIB

Hukum Menagih Utang dengan Menyebar Aib Nasabah

Minggu, 14 November 2021 | 05:00 WIB

Ciri Orang Bodoh menurut Islam

Minggu, 14 November 2021 | 04:00 WIB

Dzikir yang Berat Timbangannya dan Penghapus Dosa-dosa

Minggu, 7 November 2021 | 08:00 WIB
X