3 Amalan Sederhana untuk Melancarkan Rezeki

- Rabu, 3 Februari 2021 | 06:15 WIB
[Ilustrasi] Dosakah seseorang yang memakai jimat bertuliskan ayat Alquran? Profesor di departemen Studi Islam dalam Bahasa Inggris, Universitas Al-Azhar, Mesir Mohammad S Alrahawan mengatakan, tidak ada hadis dari Nabi atau sahabat yang menjelaskan tentang praktik menulis ayat-ayat Alquran, doa, zikir atau nama-nama Allah pada selembar kertas atau pakaian dan memakainya seperti kalung atau gelang.
[Ilustrasi] Dosakah seseorang yang memakai jimat bertuliskan ayat Alquran? Profesor di departemen Studi Islam dalam Bahasa Inggris, Universitas Al-Azhar, Mesir Mohammad S Alrahawan mengatakan, tidak ada hadis dari Nabi atau sahabat yang menjelaskan tentang praktik menulis ayat-ayat Alquran, doa, zikir atau nama-nama Allah pada selembar kertas atau pakaian dan memakainya seperti kalung atau gelang.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jika rezeki sedang Anda tersendat, ada baiknya menjalankan beberapa amalan sederhana yang bisa memperlancar datangnya rizki.

Dijelaskan dalam buku Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki oleh Nasrudin Abdulrohim, Syekh al-Zarnuji dalam kitab Ta’limul Muta’allim menulis beberapa amalan yang dapat mendatangkan rezeki.

1. Sholat yang baik dan benar

Sholat khusyu dengan menyempurnakan rukun, wajib, sunnah, dan adab-adab sholat. Sholat merupakan ibadah yang paling penting dan utama. Dengan mendirikan shalat, seseorang berarti telah menjalankan salah satu perintah Allah. Orang-orang yang menjalankan perintah Allah itu adalah mereka yang bertakwa. Allah menjanjikan mereka akan memberikan rezeki dari berbagai arah yang tidak pernah diduga. Allah berfirman dalam surat Ath-Thalaq ayat 2-3:

فَاِذَا بَلَغْنَ اَجَلَهُنَّ فَاَمْسِكُوْهُنَّ بِمَعْرُوْفٍ اَوْ فَارِقُوْهُنَّ بِمَعْرُوْفٍ وَّاَشْهِدُوْا ذَوَيْ عَدْلٍ مِّنْكُمْ وَاَقِيْمُوا الشَّهَادَةَ لِلّٰهِ ۗذٰلِكُمْ يُوْعَظُ بِهٖ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ ەۗ وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Fa iżā balagna ajalahunna fa amsikụhunna bima’rụfin au fāriqụhunna bima’rụfiw wa asy-hidụ żawai ‘adlim mingkum wa aqīmusy-syahādata lillāh, żālikum yụ’aẓu bihī mang kāna yu`minu billāhi wal-yaumil-ākhir, wa may yattaqillāha yaj’al lahụ makhrajā. Wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā.

“Maka apabila mereka telah mendekati akhir idahnya, maka rujuklah (kembali kepada) mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah.

Demikianlah pengajaran itu diberikan bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

2. Melaksanakan sholat dhuha

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Berapa Hari Puasa Rajab 2023? Haruskah Berurutan?

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:50 WIB
X