Pentingnya Jaga Siklus Tidur Saat Puasa

- Rabu, 8 Mei 2019 | 11:06 WIB
Ilustrasi warga yang memilih untuk tidur siang di dalam masjid saat berpuasa. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Ilustrasi warga yang memilih untuk tidur siang di dalam masjid saat berpuasa. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Menjaga siklus tidur yang sehat selama Ramadan sangat penting karena sebagian besar aktivitas seseorang akan dilakukan sampai larut dan harus bangun lebih awal untuk melakukan sahur saat sebelum fajar.

Menyitat Gulf News, tuntutan disiplin bulan Ramadan mengharuskan umat Muslim untuk membuat perubahan yang signifikan pada rutinitas sehari-hari. Puasa sesungguhnya secara efektif mampu mengatur pola tidur.

"Beberapa orang mencoba terlalu berlebihan saat Ramadan. Mereka menghabiskan hari-hari mereka di tempat kerja atau merawat anak-anak dan malam mereka yang terlibat dalam kegiatan sosial atau di masjid. Di tengah semua ini, beberapa orang tidak cukup tidur," ujar dr Irshaad Ebrahim, seorang pakar tidur dari London Sleep Centre Dubai.

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi perasaan, tetapi juga berdampak pada kesehatan jangka panjang yang menguras kemampuan mental dan menantang kesehatan fisik.

AYO BACA : Yuk, Susun Daftar Makanan Selama Puasa Agar tak Berlebih dan Jadi Sampah

"Kurang tidur menyebabkan gangguan memori dan gangguan perhatian, memperburuk kecemasan dan depresi. Kurang tidur juga mengganggu proses belajar dan menyebabkan gangguan ingatan," kata dr Vishal Pawar, spesialis saraf dari Aster Speciality Clinic.

Para ahli itu mengatakan bahwa otak orang dewasa membutuhkan antara tujuh hingga sembilan jam tidur di setiap siklus tidur-bangun 24 jam. "Penting untuk memahami bahwa tidak perlu untuk mendapatkan semua kebutuhan tidur Anda sekaligus. Anda dapat membagi waktu tidur Anda menjadi dua episode. Asalkan jumlah total tidur bertambah hingga tujuh hingga sembilan jam yang Anda butuhkan," jelas dr Ebrahim.

Ukuran sederhana apakah seseorang cukup tidur adalah dengan merasakan bagaimana perasaan ketika bangun. “Jika Anda merasa waspada dan berfungsi optimal maka, Anda cukup tidur. Namun, jika Anda merasa lelah, lesu dan mengantuk maka Anda perlu lebih banyak tidur,” tambah dr Ebrahim.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Nama-nama Anak yang Dilarang dalam Islam

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:34 WIB

15 Kata Mutiara Maulid Nabi 2021 yang Menyentuh Hati

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:00 WIB

3 Kunci Sukses Hidup di Dunia Menurut Islam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:00 WIB

Cara Melawan dan Melemahkan Iblis Sesuai Ajaran Islam

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:38 WIB
X