Viking Tak Akan Hadir pada Laga Persib Bandung vs Bhayangkara FC, Berikan Catatan Evaluasi untuk Panpel

- Minggu, 19 Juni 2022 | 19:19 WIB
Viking Persib Club selaku suporter Persib Bandung menyebut tidak akan hadir dan mendukung langsung ke stadion saat Persib Bandung. (Instagram/Official Viking Persib Club)
Viking Persib Club selaku suporter Persib Bandung menyebut tidak akan hadir dan mendukung langsung ke stadion saat Persib Bandung. (Instagram/Official Viking Persib Club)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Viking Persib Club selaku suporter Persib Bandung menyebut tidak akan hadir dan mendukung langsung ke stadion saat Persib Bandung.
 
Keputusan itu mereka umumkan jelang laga melawan Bhayangkara FC dalam kompetisi pramusin Piala Presiden 2022 Grup C pada Selasa, 21 Juni 2022 mendatang. 
 
Bidang Organisasi dan Keanggotaan Viking Persib Club Panca Octavian menyebut, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan kepada 2 bobotoh yang meninggal dunia akibat berdesakkan pada laga melawan Persebaya Surabaya 17 Juni kemarin. 
 
"Kami Viking Persib Club tidak akan masuk atau datang ke stadion saat laga Persib vs Bhayangkara di Piala Presiden Selasa besok. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas dan menghormati keluarga almarhum Sopiana Yusup dan Ahmad Solihin," ujar Panca dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Minggu, 19 Juni 2022.
 
Selain itu, Panca menyoroti beberapa hal teknis yang perlu dievaluasi oleh panitia pelaksana berkaca pada 2 pertandingan yang telah digelar di Stadion GBLA yang menjadi venue yang digunakan Persib Bandung dalam gelaran Piala Presiden 2022.
 
"Harapan kami, kalau GBLA tidak memungkinkan secara kapasitas, fasilitas, infrastruktur dan lingkungan sekitarnya tidak mendukung, lebih baik di pindah saja, sembari menunggu perbaikan atau renovasi bangunan gbla menjadi layak, aman dan nyaman digunakan," lanjut Panca. 
 
 
Bukan tanpa alasan, Panca menyebut banyak pengalaman kurang mengenakkan saat bobotoh nyetadion ke Stadion GBLA.
 
Seperti, pengaturan arus lalin keluar masuk arah stadion, masalah parkir yang harus bayar 3 kali hingga toilet yang tidak bisa digunakan oleh suporter saat menonton ke stadion. 
 
"Juga untuk sistem dan hardware ticketing yang saat ini 100 persen online belum sinkron dan belum mendukung. Lebih baik sistem online pembeliannya tapi ada tiket berbentuk fisiknya juga agar tidak ada penyebaran tiket online melalui screenshot," papar Panca. 
 
"Sterilisasi penonton yang sudah mempunyai tiket, jadi yang berkeliaran di area stadion atau gate masuk adalah penonton yang memiliki tiket," imbuhnya. 
 
 
Maka dari itu, pihaknya menilai jika memang Stadion GBLA belum siap digunakan secara sarana prasarana, pihak panpel bisa memindahkan venue ke stadion yang lebih layak agar bobotoh yang nyetadion bisa menonton pertandingan dengan aman dan nyaman. 
 
"Lalu untuk lanjutan Piala Presiden bisa dipindahkan ke stadion terdekat yakni SJH (Si Jalak Harupat) atau daerah manapun di Jabar yg memiliki lapangan sesuai standar liga," tandasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X