Kasus Beda Hasil Tes PCR Jangan Terulang, Bos Persib Bandung Sarankan Tindakan Ini

- Selasa, 8 Februari 2022 | 20:20 WIB
Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat menyarankan klub-klub di Liga 1 berkoordinasi dengan PT LIB jika melalukan tes PCR ulang. (Dok. LIB)
Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat menyarankan klub-klub di Liga 1 berkoordinasi dengan PT LIB jika melalukan tes PCR ulang. (Dok. LIB)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, menyarankan kepada klub-klub di Liga 1 agar berkoordinasi dengan PT LIB, jika ingin melalukan tes PCR ulang.
 
Hal tersebut merupakan respons terkait merebaknya kasus beda hasil tes PCR yang dikeluarkan oleh PT LIB, dengan hasil PCR yang dilakukan oleh klub.
 
Menurut Teddy, jika sudah berkoordinasi dengan PT LIB untuk melalukan tes ulang, maka hasil tes ulang PCR tersebut dapat dijadikan dasar untuk seluruh pemain sebelum bertanding.
 
"Hal itu (tes ulang PCR) seperti yang kami lakukan 9 jam sebelum pertandingan melawan Bhayangkara FC kemarin," jelas Teddy dalam keterangan resminya yang diterima Ayobandung.com, Selasa, 8 Februari 2022.
 
 
Meski kasus beda hasil tes PCR ini merebak, pihaknya bersama Persib Bandung tetap menghormati seluruh regulasi dan aturan yang ditetapkan oleh PT LIB, termasuk mengenai tes PCR bagi seluruh pemain sebelum bertanding.
 
Tak hanya itu, bos Persib Bandung ini juga membantah isu bahwa hasil tes PCR yang dikeluarkan PT LIB tidaklah akurat.
 
Menurut Teddy, hasil tes PCR bisa berbeda-beda dikarenakan faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan tes tersebut.
 
"Tidak ada tes PCR yang 100 persen sempurna, karena suatu hasil tes PCR sangat ditentukan oleh sensitivitas, spesifikasi, waktu pengambilan tes, dan lain-lain," ujar Teddy.
 
Sebelumnya, Liga 1 dihebohkan dengan kasus beda hasil tes PCR yang dikeluarkan oleh PT LIB dengan hasil tes PCR yang dilakikan oleh klub.
 
Kasus itu terungkap beberapa jam jelang laga Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura, tim Bajul Ijo melakukan tes PCR ulang terhadap pemain dan ofisialnya pada Minggu, 6 Februari 2022 siang.
 
 
Tes tersebut dilakukan secara mandiri merujuk pada hasil tes PCR yang dilakukan PT LIB pada Sabtu sore. Plus tes PCR yang dilakukan secara mandiri pada Jumat, 4 Februari 2022.
 
"Hasil dari tes PCR tanggal 4 Februari, ada tambahan pemain positif, ada yang juga negatif setelah sebelumnya positif. Tambahan pemain yang positif adalah, Samsul Arif, Satria Tama, dan M. Hidayat. Dayat dan Samsul menunjukkan CT yang rendah, 25 dan 22. Menunjukkan keberadaan virus yang tinggi. Mereka pun tidak diikutkan dalam sesi OT. Sedangkan Tama tidak ikut OT karena sedang dalam pemulihan operasi ACL," dikutip dari situs resmi Persebaya.
 
Koko Ari Araya yang sebelumnya positif menunjukkan perkembangan menggembirakan. Setelah sebelumnya positif pada tes tanggal 1 Februari oleh PT LIB, Koko sudah negatif dari hasil tes 4 Februari.
 
Lalu tes PCR yang dilakukan oleh LIB dilakukan pada 5 Februari sekira pukul 17.30 WITA. Hasilnya diterima Persebaya pada 6 Februari pagi.
 
Hasilnya, Dayat dan Samsul dinyatakan negatif. Lembaran tes tertulis Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran, pengambil sampel Kimia Farma. Di sisi lain, sejumlah pemain yang pada tes 4 Februari negatif, menjadi positif pada tes 5 Februari. Padahal jeda tidak sampai 24 jam.
 
Di antara pemain-pemain tambahan yang positif pada tes LIB 5 Februari adalah Bruno Moreira, Taisei Marukawa, Ricky Kambuaya, Alwi Slamat. Koko yang sudah negatif pun kembali positif. Pelatih Persebaya Aji Santoso pun dinyatakan positif.
 
 
Setelah menerima hasil tes dari LIB pada 6 Februari, Persebaya melakukan tes mandiri pada siang harinya. Tes di laboratorium yang sampelnya diperiksa di rumah sakit yang sama dengan tes LIB.
 
Tes ulang mandiri di hari H pertandingan itu dilakukan untuk mencari second opinion.
 
Tes ulang di hari H pertandingan sebelumnya juga dilakukan LIB pada pemain Persebaya. Yaitu pada tanggal 2 Februari menjelang laga melawan PSIS Semarang. 
 
Saat itu, LIB melakukan tes ulang karena pada tes tanggal 1 Februari yang juga mereka lakukan, jumlah pemain negatif Persebaya hanya 13.
 
Jumlah itu kurang dari syarat pertandingan minimal 14 pemain sesuai pasal 52 ayat 7 Regulasi Liga 1.
 
Tes ulang itu mendapatkan dua pemain negatif tambahan. Sehingga kuota minimal Persebaya terpenuhi dan bisa tetap main lawan PSIS.
 
 
Dari hasil tes mandiri yang dilakukan Persebaya pada tanggal 6 Februari, didapatkan bahwa Ricky, Bruno, Taisei, Alwi, juga Koko hasilnya negatif. Bek tengah andalan Arif Satria pun sudah negatif.
 
Sementara Coach Aji tetap positif. Hasil tes PCR mandiri diterima Persebaya pada pukul 16.50 WITA. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persib vs PSIS: Beri Kegembiraan Buat Bobotoh

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:56 WIB
X