Punya Motor Ali Topan yang Legendaris, Anak Muda Bandung Tolak Tawaran Rp20 Juta

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 10:00 WIB
Yamaha DT100 pernah jadi tunggangan Ali pada film Ali Topan Anak Jalanan.  Motor ini begitu melekat pada gaya berkendara anak muda tahun 90-an.
Yamaha DT100 pernah jadi tunggangan Ali pada film Ali Topan Anak Jalanan. Motor ini begitu melekat pada gaya berkendara anak muda tahun 90-an.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Yamaha DT 100 merupakan motor trail klasik yang melejit berkat film Ali Topan Anak Jalanan (1997) dan Roda- Roda Gila (1998). Motor ini begitu melekat pada gaya berkendara anak muda tahun 90-an.

Walaupun kejayaannya sudah mulai pudar, tetapireputasi sebagai motor tangguh dan gagah tak pernah pudar oleh zaman. Yamaha DT dibekali mesin berkapasitas 100cc dan 125cc. Mesinnya menghasilkan tenaga 10 bhp pada 7.500 rpm serta torsi 9,5 Nm pada 7.000 rpm. Motor ini dapat melaju sampai kecepatan 99 kpj.

Salah satu anak muda di Kota Bandung yang jadi pemilik DT 100 ini bernama Riro. Ia mengatakan, bahwa motor ini merupakan warisan dari orang tuanya; dan merupakan motor zaman kuliah orang tuanya.

“Saya ini motor bekas ayah saya. Sampai hari ini masih terus dirawat dan diperbaiki jika ada kerusakan. Motor ini memiliki banyak kenangan terutama, untuk bapak saya, karena motor ini dipakai pada ayah saya kuliah dulu,” ujar Riro.

Motor trail ini dibekali dengan kapasitas 7 liter bensin. Ban dengan pelek 21 inci di bagian roda depan dan 300 untuk ukuran ban belakang; dan ukuran pelek 18 inci di roda belakang.

Riro mengatakan, dalam merawat motor Yamaha DT 100 memang butuh ketekunan. Mengingat umur motor ini sudah berusia puluhan tahun, merawat mesin dan bodi pun menjadi hal wajib untuk merawat motor ini.

“Bodi sering–sering di lap kalau basah soalnya nanti takut karatan. Setelah itu perawatan mesin kaya oli, aki, busi dan karburator. Cek oli 1000 km harus ganti oli. Busi juga harus ada, soalnya suka ga nyala motornya karena basah sama bensin. Aki juga harus diperhatikan dan sering dipanaskan 10 menitan. Kalau soak susah starter," ungkapnya.

Motor DT 100 milik Riro ini pernah ditawar seharga Rp20 juta, namun ia menolak dengan halus dikarenakan motor ini tidak ternilai harganya dan motornya sudah jadi saksi hidup keluarga.

“Motor ini pernah ada yang nawar Rp20 Juta. Wah, kata saya, enggak akan pernah saya jual motor ini, sekalipun rusak parah ga akan sampai jadi rongsokan, bakalan terus diperbaharui. Akhirnya saya tolak karena emang ga niat dijual; dan ini motor tidak bisa dinilai dari uang. Banyak suka dukanya sebagai saksi hidup keluarga saya,” ujar Riro. [Muhammad Qeis]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Cara Urus Balik Nama Motor: Ini Syarat dan Biayanya

Rabu, 8 September 2021 | 15:07 WIB

Tips Penting Rawat Motor Sport Fairing

Senin, 30 Agustus 2021 | 10:22 WIB
X