Sanksi FIFA dan Masa Depan Kontrak Shin Tae yong Usai Tragedi Kanjuruhan, Berakhir?

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 08:23 WIB
Sanksi FIFA dan Masa Depan Kontrak Shin Tae-yong Usai Tragedi Kanjuruhan ( Instagram/@shintaeyong7777)
Sanksi FIFA dan Masa Depan Kontrak Shin Tae-yong Usai Tragedi Kanjuruhan ( Instagram/@shintaeyong7777)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM - Shin Tae yong menjadi pelatih favorit publik pecinta sepak bola tanah air. Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut mampu memberikan perubahan signifikan bagi Timnas Indonesia, termasuk para penggawa di tim Garuda Muda.

Prestasi teranyarnya adalah memboyong Timnas Indonesia U19 berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U20 di Uzbekistan pada 2023 nanti. Selain itu pada FIFA Match Day kemarin, tim Garuda senior mampu memenangkan dua laga dari Curacao yang notabene peringkatnya jauh di atas Indonesia.

Kemonceran Shin Tae-yong melatih timnas diapresiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS). Bahkan, Mochamad Iriawan tak segan meminta agar mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut memperpanjang kontraknya, kendati baru habis pada 2023 nanti.

Baca Juga: Timnas Imbang Lawan Bangladesh, Shin Tae Yong Sebut 2 Pemain Ini Belum Penuhi Ekspektasi

"Saya sebagai Ketua Umum PSSI dan tentu sudah berkoordinasi dengan Exco akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong," ujar Iriawan, Minggu, 25 September 2022.

Dia menyebut, desakan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan kontrak bisa diperpanjang.

Sayang, Indonesia berduka pada awal Oktober setelah kerusuhan berujung kematian 125 suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tragedi Kanjuruhan dikhawatirkan menimbulkan sanksi FIFA.

Sanksi tersebut wajar bila didapat Indonesia. Selain karena ratusan nyawa melayang, fasilitas stadion pun ikut rusak.

Baca Juga: Andai Sanksi FIFA Turun, 6 Stadion Ini Nganggur di Piala Dunia U20

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X