Ribuan Bonek Doa Bersama di Tugu Pahlawan, Setelah Tragedi Kanjuruhan Tidak Ada lagi Rivalitas Berlebihan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:40 WIB
Ribuan Bonek Doa Bersama di Tugu Pahlawan, Setelah Tragedi Kanjuruhan Tidak Ada lagi Rivalitas Berlebihan (Twitter/@persebayaupdate)
Ribuan Bonek Doa Bersama di Tugu Pahlawan, Setelah Tragedi Kanjuruhan Tidak Ada lagi Rivalitas Berlebihan (Twitter/@persebayaupdate)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tragedi Kanjuruhan menyisakan luka yang mendalam bagi dunia sepak bola tanah air bahkan dunia.

Ratusan nyawa melayang usai laga Arema FC melawan Persebaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu 1 Oktober 2022.

Peristiwa kelam di Kanjuruhan menimbulkan trauma yang mendalam. Bahkan para pemain Arema FC yang merasa bersalah karena kekalahan yang dialami.

Baca Juga: Jadwal Liga 1: Jam Biologis vs Rating Televisi Berujung Tragedi Kanjuruhan

Selama 23 tahun terakhir, kekelasahan 1 Oktober 2022 kemarin yang pertama kali terjadi di Stadion Kanjuruhan. Dengan Arema FC sebagai tuan rumah.

Sejumlah pendukung yang meresa kecewa merangsek masuk ke lapangan untuk menemui pemain dan juga official.

Sayangnya, hal tersebut justru berakhir dengan tembakan gas air mata yang dilancarkan petugas kepolisian untuk menghalau massa.

Kepanikan yang muncul membuat massa berebut keluar hingga berdesakan. Sehingga saling himpit hingga saling injak tak bisa terhindarkan.

Baca Juga: Kapolres Malang Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, Sanksi FIFA Kapan?

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X