3 Klub Liga 1 Dilaporkan Soal Sponsor Judi Online, Begini Respons PSSI

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 16:40 WIB
PSSI menyerahkan penanganan kasus pelaporan tiga klub sepak bola Liga 1 terkait dugaan keterlibatan sponsor judi online ke manajemen klub. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
PSSI menyerahkan penanganan kasus pelaporan tiga klub sepak bola Liga 1 terkait dugaan keterlibatan sponsor judi online ke manajemen klub. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyerahkan penanganan kasus pelaporan tiga klub sepak bola peserta Liga 1 terkait dugaan keterlibatan sponsor judi online kepada manajemen klub.

PSSI menegaskan kebijakan kerja sama sponsor merupakan kewenangan lub. Lembaga ini mengeklaim tak bisa masuk intervensi lebih jauh. Meski begitu, ketiga klub' telah melakukan klarifikasi baik kepada publik maupun dengan pihak sponsor.

"Mereka sudah melakukan komunikasi. Kita serahkan kepada klub," kata Ketua Ketua PSSI Mochamad Iriawan di Lapangan Brigif, Kota Cimahi, Kamis, 25 Agustus 2022.

Diketahui, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tiga klub bola Indonesia dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan sponsor judi online. Adapun ketiganya ialah Persikabo, PSIS Semarang, dan Arema FC.

Laporan tersebut dilakukan oleh pihak yang bernama Rio Johan Putra pada Senin 22 Agustus 2022 lalu dengan nomor LP/B/0473/VIII/2022/Bareskrim.

Jejak afiliasi ketiga klub tersebut terendus lewat logo sponsor yang ada di jersey masing-masing.

Baca Juga: Nick Kuipers dan Ricky Kambuaya Kantongi 3 Kartu Kuning, Absen Lawan PSM Makassar?

Dari sponsor di jersey, PSIS Semarang terlihat bekerja sama dengan Skore88.news yang identik dengan rumah judi, Skore88. Sedangkan, Arema FC menjalin kerja sama dengan Bola88.fun yang berafiliasi dengan rumah judi Bola88.

"Klub tidak ada kaitannya (dengan judi online) mereka hanya situsnya saja, apa yang dilakukan situs gak ikut campur. Dan juga gak terlalu besar apa yang diberikan mereka, yang jelas klub sudah lakukan langkah-langkah signifikan," terang Iriawan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X