Kronologi Kesalahan Hasil Tes PCR Persela, Begini Kata PT LIB

- Jumat, 11 Februari 2022 | 16:34 WIB
Melalui pernyataan resminya, PT LIB membeberkan kesalahan hasil tes PCR Persela secara kronologis. (Dok. LIB)
Melalui pernyataan resminya, PT LIB membeberkan kesalahan hasil tes PCR Persela secara kronologis. (Dok. LIB)

Melalui pernyataan resminya, PT LIB membeberkan kesalahan hasil tes PCR Persela secara kronologis.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap pemain dan ofisial klub Persela Lamongan menjelang pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 pekan ke-24 sempat menjadi perhatian publik.

Penyebabnya, sempat terjadi kesalahan pemilahan hasil tes PCR  yang kemudian direvisi pada sekitar dua jam berikutnya. Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena dianggap merugikan pihak Persela.

Dari informasi yang disampaikan tim Satgas Covid-19 BRI Liga 1 2021/2022, berikut kronologis kejadian tersebut:
 
1. Tes PCR Persela dilakukan pada Rabu, 9 Februari 2022 pukul 16.00 WITA. Tes tersebut dilakukan oleh tim Kimia Farma dan diikuti sebanyak 42 orang. Dari jumlah tersebut, 35 sesuai dengan kuota yang diberikan LIB dan 7 tambahan untuk pengecekan hasil isolasi mandiri.
 
2. Pada Kamis pagi pukul 6.40 WITA, hasil tes PCR yang dilakukan sehari sebelumnya kepada Persela, PSIS Semarang, dan perangkat pertandingan, diinformasikan di grup WA yang beranggotakan tim Satgas dan juga dari pihak Kimia Farma. 
 
 
3. Hasil tes tersebut langsung dikomunikasikan tim Satgas kepada masing-masing person in charge (PIC) klub. Termasuk Persela. 
 
4. Sekitar pukul 7.00 WITA, hasil tes yang berada di grup WA tim Satgas dan KF, ternyata dihapus. Saat inilah diketahui adanya kesalahan hasil tes PCR Persela.
 
5. Pukul 9.10 WITA, pihak KF memasukkan hasil tes PCR Persela, PSIS dan perangkat pertandingan ke grup WA tim Satgas dan KF. Hasil tersebut merupakan revisi dari hasil tes sebelumnya. Revisi dilakukan karena adanya human error yang membuat data yang dishare sebelumnya tidak valid atau salah. Dari hasil tes Persela yang sudah direvisi tersebut, ada pemain yang awalnya negatif menjadi positif.
 
 
Setelah ada revisi hasil tes PCR tersebut, tim Satgas Covid-19 BRI Liga 1 2021/2022 langsung melakukan komunikasi dengan tim PCR dari Kimia Farma. 
 
Atas kejadian tersebut, LIB dan Tim Satgas Covid-19 BRI Liga 1 2021/2022, memberikan teguran keras.
 
 
“Official Labkesda Bali sudah bekerja keras sampai saat ini untuk mendukung penuh kompetisi BRI Liga 1 - 2021/2022 sebagai bagian penerapan prokes yang ketat. Kehadiran official lab Kimia Farma diharapkan bisa berelaborasi untuk memperlancar PCR swab test terhadap semua klub di tengah melonjaknya  kebutuhan pemeriksaan PCR di Bali. Ketika Lab Kimia Farma melakukan koreksi terhadap hasil PCR dengan alasan salah memilah hasil, maka ini kesalahan fatal yag harus dikoreksi dan diharapkan tidak terulang lagi. LIB selaku user tentu selain memberikan teguran juga akan mengevaluasi  kinerja lab KF ini,” ujar Sudjarno, Direktur Operasional LIB, soal kesalahan hasil tes PCR Persela. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X