Poster Dukung Shin Tae Yong dan Tolak Haruna Soemitro Muncul di Kota Bandung

- Jumat, 21 Januari 2022 | 15:40 WIB
Sejumlah poster dukung Shin Tae Yong dan tolak Haruna Soemitro bermunculan di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Sejumlah poster dukung Shin Tae Yong dan tolak Haruna Soemitro bermunculan di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Sejumlah poster dukung Shin Tae Yong dan tolak Haruna Soemitro bermunculan di Kota Bandung.
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Muncul poster #STAYSTY dan #HARUNAOUT di Kota Bandung, tepatnya di sekitaran Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Wastukencana No.27, Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung.
 
Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di lokasi pada Jumat, 21 Januari 2022, sekitar pukul 12.50 WIB, bentuk poster #STAYSTY dan #HARUNAOUT itu berupa selembaran kertas hitam putih seperti hasil foto copy.
 
Pada poster #STAYSTY menampilkan foto Shin Tae Yong beserta narasi We're Here Proud of You Coach.
 
Sedangkan poster #HARUNAOUT menampilkan foto Haruna Soemitro disertai narasi Hanya Bandar Judi dan Mafia Bola yang Tidak Menginginkan Proses.
 
 
Haruna Soemitro, yang kini menjabat sebagai Anggota Exco PSSI, sedang menjadi buah bibir di media sosial usai pernyataan kontroversialnya mengenai Shin Tae Yong
 
Pernyataan kontrovesial Haruna ramai diperbincangkan setelah mengkritik performa Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2020.
 
 
Pernyataan ini mulai viral ketika Direktur klub Madura United itu menjadi narasumber pada podcast JPNN.COM Indonesia, Minggu, 16 Januari 2022.
 
Sejumlah poster dukung Shin Tae Yong dan tolak Haruna Soemitro bermunculan di Kota Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
 
Berikut pernyataan kontroversial Haruna, yang menyulut kemunculan poster dukung Shin Tae Yong:
 
1. Ingin Juara bukan Runner Up
 
"Saya tadi sampaikan pada rapat evaluasi, kalau hanya Runner Up (Piala AFF 2020), tidak perlu Shin Tae Yong. Karena kita sudah 6x runner up," kata Haruna.
 
"Saya juga sampaikan, kehadiran Shin Tae Yong ini adalah menjawab ekspetasi lebih masyarakat terhadap Luis Milla (pelatih Timnas Indonesia sebelum Shin Tae Yong)," sambung Haruna.
 
2. Butuh Hasil bukan Proses
 
"Apa pun di sepak bola, tanpa prestasi itu nothing (tidak ada apa-apanya). Jadi, mau di PSSI (atau) mau di klub, yang paling pertama orang lihat adalah prestasi. Proses tidak dilihat," kata Haruna. 
 
"Tadi kami diskusi dengan Shin Tae Yong. Mengapa proses di kita seperti ini. Kenapa kemarin sampai kalah 4-0 dari Thailand padahal kita tidak pernah kalah sebesar itu."
 
"Di Sea Games yang baru saja kita sudah menang 2-0. Kenapa kemarin kita bisa kalah? Dia bilang Anda tidak tahu prosesnya. Ya memang begitu sepak bola. Orang tidak mau lihat proses, yang mau dilihat hasil," imbuh Haruna. 
 
3. Sebut Shin Tae Yong Tidak Bermanfaat pada Klub
 
"Saya ini banyak mendapat masukan dari pelatih Liga 1. Banyak (yang) menelpon saya, diskusi sama saya begini: coaching point apa yang kita dapat dari Shin Tae Yong selama melatih Tim Nasional?" ucap Haruna.
 
"Apakah dengan metode dan proses yang dilakukan Shin Tae Yong ini bisa diterapkan dan ditransformasi ke klub sehingga melahirkan liga yang kuat. Faktanya, kata pelatih yang beri saran pada saya, belum ada."
 
"Mayoritas klub Liga 1 melakukan proses dari kaki ke kaki. Proses build-up dari bawah. Tapi, proses latihan dan game plane Shin Tae Yong sendiri justru direct ball. Passing bergerak, direct ball. Wajar jika Shin Tae Yong menerima pemain yang tidak siap," sambungnya. 
 
4. Shin Tae Yong Disebut Tersinggung
 
"(Bagaimana respons Shin Tae-yong ketika mendengar Anda atau pengurus PSSI lainnya memberi kritik?), tersinggung!" kata Haruna.
 
"Shin Tae-yong tersinggung. Jadi seolah-olah kita (Exco PSSI) ini merecoki dia. Saya bilang, bagaimana Anda bisa tersinggung dengan kritik. Saya ini adalah exco yang membawa aspirasi dari sekian banyak klub, sekian banyak stakeholder (termasuk supporter) terhadap ekspektasi."
 
"Tidak bisa Anda jawab dengan tersinggung bahwa beban Anda berat. Kalau orang bekerja, ya, bebannya berat. Dia bilang, beban saya sudah berat tangani U-19, U-23, dan senior. Sekarang, kok, malah dikritik terus bagaimana? (Seolah-olah) tidak diberi dukungan," imbuh Haruna.
 
 
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa pemasang dari poster #STAYSTY dan #HARUNAOUT.
 
Selain di Kota Bandung, sejumlah poster dukung Shin Tae Yong dan tolak Hanura Soemitro juga muncul di Jakarta. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X